INVESTORTALK.ID — Xbox Game Pass dikabarkan segera mengubah struktur harganya, dengan penurunan biaya langganan yang dibarengi penghapusan rilis game day one. Informasi ini masih berstatus rumor dan belum dikonfirmasi Microsoft, sehingga dampaknya ke pengguna Indonesia belum bisa dipastikan.
Xbox Game Pass dikabarkan kembali mengalami perubahan besar dalam waktu dekat. Rumor terbaru menyebut Microsoft tengah menyiapkan struktur harga baru yang lebih murah, tetapi disertai konsekuensi pada dua fitur utama layanan tersebut.
Kabar ini muncul hanya beberapa bulan setelah Microsoft memangkas harga Game Pass Ultimate dan mengubah kebijakan untuk game Call of Duty. Sampai sekarang, Microsoft belum mengumumkan perubahan tersebut secara resmi.
Sumber Rumor dan Skema Harga yang Disebutkan
Informasi ini berasal dari moderator ResetEra bernama Slayven. Ia mengklaim Microsoft sedang menyiapkan struktur Xbox Game Pass baru yang mencakup beberapa tier sekaligus.
Pada skema yang disebutkan, Xbox Game Pass tanpa iklan akan dihargai US$19,99 per bulan atau US$239,99 per tahun. Angka itu sekitar US$3 lebih murah dari harga yang menjadi acuan rumor saat ini. Ada pula tier beriklan seharga US$12,99 per bulan.
Rilis Day One Hilang dari Game Pass
Perubahan paling signifikan menurut rumor ini adalah hilangnya rilis day one. Game baru tidak lagi tersedia di layanan berlangganan sejak hari peluncuran.
Perubahan tersebut disebut mulai diterapkan antara Februari hingga April. Jika benar, langkah ini memangkas daya tarik utama Game Pass yang selama ini menjadi alasan gamer memilih layanan tersebut dibandingkan kompetitornya.
Cloud Gaming Dipisah Jadi Add-On
Struktur layanan untuk game streaming juga dikabarkan dibuat terpisah. Cloud Gaming tidak lagi menjadi bagian standar dari Game Pass.
Fitur itu akan ditawarkan sebagai add-on seharga US$5,99 untuk 25 jam penggunaan. Ada pula paket keluarga seharga US$5,99 per bulan, sementara akses library Game Pass dengan multiplayer online disebut tersedia seharga US$14,99.
Akses multiplayer online secara terpisah dikabarkan akan dihargai US$10,99 per bulan.
Jejak Perubahan Sebelumnya
Rumor ini muncul setelah Microsoft memang melakukan langkah serupa dalam skala lebih kecil. Pada April 2026, perusahaan itu resmi menurunkan harga Game Pass Ultimate dari US$29,99 menjadi US$22,99 per bulan.
PC Game Pass juga turun dari US$16,49 menjadi US$13,99. Pada saat yang sama, game Call of Duty baru tidak lagi masuk Game Pass Ultimate saat peluncuran, dan dijadwalkan baru hadir sekitar setahun setelah rilis seperti pada PS Plus.
Benturan dengan Kebijakan Cloud Gaming
Rumor itu juga berbenturan dengan perubahan cloud gaming yang baru diumumkan. Microsoft sebelumnya memberi tahu pelanggannya bahwa batas penggunaan cloud gaming bulanan akan dikurangi mulai November, bukan dihapus sepenuhnya.
Bila rumor ini benar, Microsoft kembali mengubah struktur cloud hanya dalam waktu singkat.
Leaker kenamaan Nate the Hate ikut mengomentari rumor tersebut. Menurutnya, sumber Slayven sebelumnya memiliki informasi akurat mengenai perubahan tier Game Pass pada 2025, meski hal itu tidak membuktikan kabar terbaru ini pasti benar.
Bagi pengguna di Indonesia, perubahan ini baru relevan jika Microsoft resmi mengumumkannya untuk pasar global. Sampai saat itu, status seluruh informasi masih rumor dan belum ada jadwal rollout yang bisa dikonfirmasi.