INVESTORTALK.ID — Sebuah eksperimen AI di Minecraft berubah jadi tontonan viral setelah GPT-6 Astra, model terbaru OpenAI, kehilangan seluruh progresnya akibat ledakan Creeper dan memilih bertani kentang selama berjam-jam. Insiden ini menjadi sorotan karena menunjukkan sisi "manusiawi" dari sebuah sistem kecerdasan buatan yang diklaim memiliki kualitas mirip AGI.
Model GPT-6 Astra dari OpenAI menjalani uji coba di Minecraft selama 141 jam yang disiarkan langsung melalui Twitch. Selama pengujian tersebut, Astra berhasil mencapai progres yang lebih jauh dibandingkan sistem AI lain yang pernah diuji dalam benchmark serupa.
Namun, momen paling menarik perhatian penonton justru terjadi setelah sebuah Creeper meledakkan peti penyimpanan dan tempat tidur yang menjadi titik spawn Astra. Ledakan itu menghapus seluruh item berharga dan mengembalikan progres permainan ke titik nol.
Ledakan Creeper yang Mengubah Segalanya
Vals AI, pihak yang menjalankan benchmark tersebut, mencatat bahwa insiden itu menjadi titik balik perilaku Astra. "Di sini, ledakan Creeper paling mahal terjadi. Kemudian, pada hari yang kebetulan hujan, Astra menyadari semuanya hilang. Semuanya memburuk setelah itu," tulis Vals dalam catatannya.
Sebelum insiden tersebut, Astra telah menyelesaikan berbagai pencapaian teknis yang signifikan. Model ini berhasil membangun blaze farm semi-otomatis untuk mengumpulkan enam blaze rod, lalu menemukan warped forest dan membunuh lebih dari enam enderman untuk mendapatkan tiga ender pearl.
Berjam-jam Hanya Bertani Kentang
Setelah kehilangan segalanya, Astra dilaporkan tampak "menyerah" dan menghabiskan beberapa jam berikutnya hanya untuk bertani kentang. Vals mencatat bahwa model tersebut praktis tidak melakukan hal lain selain aktivitas pertanian itu.
Perilaku pasif ini membuat penonton di Twitch mulai tidak sabar dan mendesak model untuk mempercepat langkahnya. Reaksi penonton menunjukkan bahwa eksperimen ini tidak hanya menarik bagi kalangan peneliti AI, tetapi juga bagi komunitas gamer yang mengikuti siaran langsung tersebut.
Paranoia dan Kritik Diri Sendiri
Astra juga tercatat mengalami apa yang digambarkan sebagai paranoia terhadap Creeper. Model ini sempat mencatat dalam lognya, "Benda tinggi HIJAU di depan adalah TEBU, BUKAN creeper!"
Selain itu, Astra beberapa kali mengkritik dirinya sendiri karena menjatuhkan item. Model tersebut bahkan memperingatkan dirinya sendiri untuk "TIDAK membuang malam lain mengejar piksel merah muda gelap," merujuk pada babi di dalam permainan.
Perilaku-perilaku ini menunjukkan pola yang menyerupai respons emosional manusia, meskipun pada dasarnya merupakan hasil dari pemrosesan model bahasa yang kompleks. Bagi sebagian pengamat, ini menjadi bukti seberapa jauh kemampuan AI dalam meniru perilaku manusia.
Kemampuan Teknis yang Menonjol
GPT-6 Astra merupakan model frontier terbaru OpenAI yang dikenal karena kemampuannya menggunakan komputer dan menjelajah web. Model ini dapat menavigasi, mengklik, dan mengetik layaknya manusia yang menggunakan komputer.
OpenAI mengklaim Astra sebagai "Alien Mind" yang memiliki kualitas mirip AGI. Pekan sebelumnya, model yang sama tercatat mampu menyelesaikan game Portal secara mandiri dalam waktu 24 jam dengan biaya token hanya USD 571.
Meski demikian, insiden di Minecraft ini menunjukkan bahwa bahkan sistem AI tercanggih sekalipun masih dapat mengalami kegagalan motivasi ketika menghadapi kemunduran besar. Bagi pengembang AI, kejadian ini menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana model menangani frustrasi dan kehilangan progres.