iPhone 18 Pro Max Ungguli Galaxy S26 Ultra di Uji Head-to-Head Tujuh Ronde

Sabtu, 19 September 2026 | 11:16:00 WIB

INVESTORTALK.ID — iPhone 18 Pro Max keluar sebagai juara dalam uji perbandingan tujuh kategori melawan Galaxy S26 Ultra, meski keduanya kini dijual dengan harga awal identik USD 1.299. Kemenangan Apple ditopang performa chip A20 Pro, daya tahan baterai hampir dua jam lebih lama, dan kamera aperture variabel mekanis yang mengalahkan Samsung di kondisi minim cahaya. Samsung tetap unggul di fitur AI dan layar privasi, tapi tidak cukup menutup selisih di kategori yang paling menentukan pemakaian harian.

Duel antara iPhone 18 Pro Max dan Galaxy S26 Ultra menjadi salah satu pertarungan flagship paling panas tahun ini. Samsung lebih dulu melepas S26 Ultra pada 11 Maret, disusul Apple yang baru meluncurkan iPhone 18 Pro Max pada 18 September. Keduanya diuji melalui tujuh kategori untuk menentukan mana yang layak direkomendasikan.

Yang menarik, persaingan harga kali ini berimbang. iPhone 18 Pro Max mengalami kenaikan harga USD 100 sehingga harga awalnya menjadi USD 1.299, sama persis dengan Galaxy S26 Ultra untuk konfigurasi penyimpanan 256GB. Tidak ada pihak yang bisa mengklaim lebih murah di kasir.

Spesifikasi Kedua Flagship di Atas Kertas

Secara teknis, keduanya membawa amunisi berbeda. iPhone 18 Pro Max ditenagai chip A20 Pro, sementara Galaxy S26 Ultra mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Keduanya sama-sama memasang RAM 12GB di varian dasar.

  • Layar: iPhone 18 Pro Max memakai panel Super Retina XDR 6,9 inci (2.868 x 1.320), Galaxy S26 Ultra memakai Dynamic AMOLED 2X 6,9 inci (3.120 x 1.440). Keduanya mendukung refresh rate adaptif 1-120Hz.
  • Kamera belakang: iPhone membawa tiga sensor 48MP (utama dengan aperture variabel, ultrawide, dan telephoto 4x). Galaxy S26 Ultra membawa empat kamera: 200MP utama, 50MP ultrawide, 10MP telephoto 3x, dan 50MP periskop 5x.
  • Baterai: iPhone 18 Pro Max 5.391 mAh, Galaxy S26 Ultra 5.000 mAh. Keduanya mendukung pengisian kabel 60W.
  • Bobot: iPhone 18 Pro Max 249 gram, Galaxy S26 Ultra 214 gram.
  • Ketahanan: Keduanya bersertifikat IP68.

Desain: Bobot iPhone Jadi Catatan, S Pen Samsung Jadi Nilai Tambah

Dari sisi kualitas rakitan, keduanya tampil solid dengan pendekatan berbeda. iPhone 18 Pro Max punya sudut melengkung halus yang mempertegas kesan premium pada rangka aluminium unibody. Samsung justru memilih desain kotak industrial yang terasa lebih aman, meski bagi sebagian orang terkesan membosankan.

Ada satu kontras fisik yang langsung terasa saat digenggam. Meski dimensinya nyaris identik, iPhone 18 Pro Max terasa jauh lebih padat karena bobotnya mencapai 249 gram — terberat sepanjang sejarah iPhone. Galaxy S26 Ultra lebih ringan di tangan, dan tetap menyediakan rumah khusus untuk S Pen yang tidak dimiliki Apple.

Kemenangan desain jatuh ke iPhone 18 Pro Max berkat finishing premium dan ergonomi yang lebih halus, walau S Pen tetap menjadi keunggulan produktivitas yang sulit ditandingi.

Layar: Kecerahan Apple vs Inovasi Privacy Display Samsung

iPhone 18 Pro Max memancarkan kecerahan puncak 2.326 nits, mengalahkan Galaxy S26 Ultra yang berada di 1.806 nits. Panel Apple juga dilapisi anti-reflektif baru yang lebih efektif meredam silau, membuatnya nyaman dipakai di bawah terik matahari siang.

Namun Samsung membalas dengan terobosan yang lebih bermakna: Privacy Display. Teknologi ini tertanam langsung di panel OLED, bukan lewat pelindung layar pihak ketiga, dan melindungi tampilan dari pandangan orang di sekitar.

Bagi pengguna yang sering naik KRL atau kereta bawah tanah, fitur ini menyelesaikan masalah nyata. Samsung menang di kategori ini karena menghadirkan inovasi hardware yang benar-benar terasa manfaatnya.

Kamera: Aperture Variabel Mekanis Jadi Pembeda

Apple akhirnya menutup celah kontrol kreatif yang lama dikuasai Samsung lewat fitur Pro Controls. Pengguna kini bisa mengatur kecepatan rana, white balance, fokus, hingga aperture fisik secara manual.

Aperture variabel mekanis di iPhone 18 Pro Max menjadi pembeda utama. Bilah aperture fisik bisa membuka lebar ke f/1.48 untuk menangkap cahaya sebanyak mungkin, atau menutup ke f/4.0 agar seluruh lanskap tajam. Ini bukan sekadar simulasi blur komputasional seperti mode portrait biasa.

Samsung tidak tinggal diam. Aplikasi kameranya punya Horizon Lock yang menjaga video tetap stabil secara horizontal, plus lensa periskop 5x yang jangkauan optiknya lebih jauh dari telephoto 4x milik Apple.

Di kondisi minim cahaya, aperture f/1.48 iPhone terbukti unggul dengan gambar lebih tajam. Galaxy S26 Ultra justru kehilangan ketajaman di tepi dan menghasilkan gambar lebih lembut. Untuk portrait di bawah sinar matahari langsung, iPhone juga lebih baik menjaga tone kulit dan kehangatan warna.

Di zoom 40x, keunggulan jangkauan dan pemrosesan gambar Galaxy S26 Ultra membuat tulisan kecil di papan tanda lebih mudah dibaca. Performa video keduanya berimbang, dengan iPhone lebih unggul di detail dan gerakan zoom yang lebih halus. Secara keseluruhan, kamera iPhone 18 Pro Max menang.

Performa: A20 Pro Dominan, Kecuali di AI On-Device

Chip A20 Pro di iPhone 18 Pro Max membuktikan diri sebagai mesin yang sangat kuat. Skor Geekbench 6 single-core dan multi-core masing-masing 4.741 dan 12.789, jauh melampaui Galaxy S26 Ultra yang hanya mencetak 3.785 dan 11.563.

Di benchmark grafis 3DMark Solar Bay Unlimited, iPhone 18 Pro Max mencatat rata-rata 67,9 fps dengan skor 17.850. Galaxy S26 Ultra tertinggal di 49,37 fps dengan skor 12.984.

Namun pemrosesan neural on-device membalik keadaan. Galaxy S26 Ultra mencetak skor 83.047 di Geekbench AI 1.7 dengan TensorFlow Lite QNN, mengalahkan iPhone 18 Pro Max yang berada di 71.974. Ini membuktikan silicon Qualcomm masih unggul untuk tugas machine learning kompleks.

Baterai: Selisih Hampir Dua Jam untuk iPhone

Apple tidak pernah mengungkap kapasitas baterai resmi iPhone, tapi hasil uji pengurasan daya berbicara sendiri. iPhone 18 Pro Max bertahan 18 jam 27 menit, sementara Galaxy S26 Ultra rata-rata 16 jam 40 menit.

Selisih hampir dua jam ini berarti banyak bagi pengguna berat, penonton streaming, atau komuter yang jarang mengisi daya. Keduanya sama-sama mendukung pengisian kabel 60W, tapi iPhone mencapai 80% dalam 30 menit, sedikit lebih cepat dari 77% milik Galaxy S26 Ultra.

Software dan AI: Gemini Live Masih Tolok Ukur

iPhone 18 Pro Max berjalan di iOS 27, sementara Galaxy S26 Ultra memakai One UI 9 di atas Android 17. Keduanya menawarkan kustomisasi melimpah, dengan tampilan Liquid Glass di iPhone menjadi daya tarik tersendiri.

Apple membuat kemajuan besar lewat Siri AI yang kini memahami konteks di layar. Saat seseorang mengirim pesan berisi jadwal atau alamat, sistem langsung memunculkan aksi relevan. Siri AI juga diuji di CarPlay baru untuk tugas suara bertahap seperti mencatat saat mengemudi.

Meski begitu, Gemini Live dan Galaxy AI di Galaxy S26 Ultra tetap menjadi patokan. Gemini mampu menjalankan otomasi bertahap, misalnya memesan Dunkin' lewat DoorDash, dan fitur kamera multimodalnya membuka tingkat kegunaan baru.

Samsung juga punya Samsung DeX yang tidak dimiliki Apple. Menghubungkan S26 Ultra ke monitor eksternal atau kacamata pintar langsung mengubahnya menjadi workstation desktop dengan multitasking multi-jendela sungguhan.

Kesimpulan: iPhone 18 Pro Max Menang di Kategori yang Paling Terasa

Dari tujuh kategori, iPhone 18 Pro Max keluar sebagai pemenang keseluruhan. Kenaikan harga USD 100 memang membuat keduanya kini sejajar di USD 1.299 untuk konfigurasi dasar 256GB, tapi Apple menebusnya dengan keunggulan di area yang paling menentukan pemakaian harian.

Samsung layak mendapat kredit karena membenamkan fitur AI lebih kaya dan software komprehensif yang membuat ponselnya terasa seperti komputer saku. Gemini yang terintegrasi dalam, S Pen bawaan, dan Privacy Display adalah nilai jual yang tidak bisa diremehkan.

Namun chip A20 Pro menetapkan standar baru untuk tenaga komputasi dan grafis. Selisih daya tahan baterai hampir dua jam, aperture variabel mekanis, performa kamera minim cahaya yang unggul, plus perombakan Siri AI membuat iPhone 18 Pro Max berdiri sebagai flagship paling matang dan andal yang bisa dibeli saat ini.

Terkini