INVESTORTALK.ID — Gubernur Virginia Abigail Spanberger menerbitkan perintah eksekutif yang membatasi pembangunan pusat data di negara bagian itu. Aturan baru ini melarang perjanjian kerahasiaan, memperketat izin, dan menuntut kontrol lingkungan yang lebih ketat. Virginia selama ini menampung lebih banyak pusat data daripada wilayah mana pun di dunia.
"Sebelum saya menjabat, pusat data datang ke Virginia dan Commonwealth tidak punya rencana yang jelas atau terkoordinasi untuk menangani dampaknya bagi warga Virginia. Itu berubah hari ini," kata Spanberger dalam sebuah pernyataan.
Pemicu di Balik Kebijakan Baru
Spanberger menilai kebijakan yang ada sebelumnya kurang presisi untuk meminta pertanggungjawaban pembangun pusat data. Menurutnya, perintah ini diperlukan untuk melindungi warga.
Langkah itu muncul beberapa hari setelah Dewan Pengawas Loudoun County mendukung rencana penundaan keputusan final atas sejumlah permohonan pusat data dan gardu induk baru. Penundaan itu bisa berlangsung hingga 12 bulan. Loudoun County merupakan salah satu wilayah dengan konsentrasi pusat data tertinggi di Virginia.
Apa Saja yang Diatur
Kerangka kebijakan baru mewajibkan persetujuan lokal untuk pusat data berkapasitas di atas 25 megawatt. Pembangunan pusat data besar juga dikeluarkan dari proses perizinan yang dipercepat.
Pemerintah daerah diminta menyusun kriteria untuk membedakan pembangunan pusat data yang bertanggung jawab dari yang berpotensi merugikan warga atau lingkungan. Perintah ini juga membatasi penggunaan menara pendingin boros air di wilayah yang mengalami kelangkaan air.
Operator pusat data didorong meretrofit generator cadangan agar emisinya berkurang, atau beralih ke penyimpanan baterai, sel bahan bakar, dan sumber energi bersih lain.
Gelombang Penolakan di Berbagai Negara Bagian
Penolakan terhadap pembangunan pusat data di Amerika Serikat terus meningkat. Warga khawatir soal dampak kualitas udara, polusi suara, penggunaan air, dan tagihan listrik.
Di Tennessee, pusat data Colossus 2 milik Elon Musk sebagian ditenagai 27 turbin gas yang berada di seberang perbatasan negara bagian, di Mississippi. Turbin-turbin itu kini menjadi objek gugatan NAACP yang menuduh adanya pelanggaran Clean Air Act.
Beberapa negara bagian melangkah lebih jauh dengan memblokir pembangunan pusat data baru. Pada Juli, New York menjadi negara bagian pertama yang menghentikan sementara pembangunan pusat data berkapasitas di atas 50 megawatt melalui perintah eksekutif Gubernur Kathy Hochul.
Sebulan kemudian, Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro menerbitkan perintah eksekutif yang memblokir permohonan izin pusat data kecuali pemohon membuat komitmen hukum untuk mematuhi persyaratan Responsible Infrastructure Development (GRID).
Aturan-aturan itu, termasuk yang berlaku di Virginia, bertujuan memastikan warga tidak menanggung biaya peningkatan jaringan listrik yang dibangun berdasarkan permintaan spekulatif.