JAKARTA - Vivo secara diam-diam memperkenalkan dua ponsel pintar teranyar mereka untuk pasar kelas bawah hingga menengah (mid-range) di China, yakni Vivo G5i dan Vivo G5z.
Kedua perangkat ini hadir dengan tampilan yang sangat mirip, di mana perbedaan penamaan tampaknya hanya ditujukan untuk keperluan branding. Vivo G5i dan Vivo G5z sama-sama mengadopsi desain bodi bertepi rata (flat) serta dilengkapi modul kamera belakang berdesain kotak dengan sudut melengkung (rounded square).
Adapun lini G merupakan seri terbaru dari Vivo yang mulai diperkenalkan sejak tahun 2025 yang lalu.
Tidak hanya dari segi tampilan eksterior, spesifikasi teknis dari kedua gawai ini pun hampir serupa. Vivo membenamkan baterai berkapasitas masif 7.200 mAh yang telah mendukung teknologi pengisian daya cepat (fast charging) sebesar 44 watt pada G5i dan G5z.
Melihat ke area layar, Vivo G5i dan G5z menggunakan panel LCD berukuran 6,75 inci yang memiliki resolusi HD Plus serta didukung refresh rate mencapai 120 Hz.
Sektor performa dari kedua ponsel pintar ini mengandalkan tenag dari chipset Snapdragon 4 Gen 2. Komponen dapur pacu tersebut dikombinasikan dengan kapasitas RAM hingga 8 GB serta ruang penyimpanan internal UFS 3.1 dengan kapasitas maksimal 256 GB.
Untuk kebutuhan dokumentasi dan fotografi, kedua gawai besutan Vivo ini dipersenjatai dengan kamera depan beresolusi 8 MP untuk berswafoto serta kamera utama di bagian belakang beresolusi 50 MP.
Vivo juga melengkapi G5i dan G5z dengan beragam fitur pelengkap, seperti pemindai sidik jari yang ditempatkan di bagian samping bodi, fitur NFC, serta sensor IR blaster yang berfungsi sebagai pengendali perangkat elektronik rumah tangga.
Pada sektor perangkat lunak, duo ponsel teranyar ini beroperasi dengan sistem operasi OriginOS 6 yang dikembangkan berbasis Android 16.
Terkait daya tahan, baterai berkapasitas 7.200 mAh yang tertanam pada Vivo G5i dan G5z diklaim memiliki masa pakai yang tangguh hingga enam tahun lamanya.
Di samping itu, kedua perangkat ini juga sudah mengantongi sertifikasi ketahanan benturan dan jatuh tingkat bintang lima, serta memiliki level ketahanan terhadap air dan debu dengan peringkat IP68 dan IP69.
Untuk pasar domestik China, Vivo G5i dan Vivo G5z ditawarkan dalam satu pilihan warna saja, yaitu Obsidian Black. Mengenai nilai jualnya, tipe dengan konfigurasi 6/128 GB dipasarkan dengan harga 2.199 yuan (berkisar Rp 5,8 jutaan).
Sedangkan untuk tipe dengan konfigurasi tertinggi 8/256 GB dilepas ke pasaran dengan harga 2.899 yuan (berkisar Rp 7,6 jutaan).