Mengenal Meditasi Berjalan, Olah Batin Tanpa Harus Duduk Diam

Mengenal Meditasi Berjalan, Olah Batin Tanpa Harus Duduk Diam
Ilustrasi - Meditasi. (Foto: NET)

JAKARTA - Meditasi telah lama dipahami sebagai opsi mudah dalam memelihara kesehatan psikis, meredakan tekanan stres, hingga mempertajam fokus. Meski sama-sama menerapkan teknik kesadaran penuh atau mindfulness, meditasi dalam posisi duduk dan berjalan mempunyai kekhasan serta keunggulan tersendiri. 

Konsultan psikiatri dari Aster CMI Hospital Bangalore, Dr. Sharadhi C., menerangkan bahwa tidak ada satu pun tipe meditasi yang paling unggul untuk seluruh orang. Opsi yang ideal sangat bergantung pada kebutuhan, pola hidup, dan kenyamanan tiap-tiap orang.

"Meditasi berjalan maupun meditasi duduk sama-sama bermanfaat bagi kesehatan mental. Tidak ada satu metode yang secara universal lebih baik daripada yang lain," ujar Dr. Sharadhi, seperti dikutip Only My Health, Selasa (7/7/2026).

Lantas, pada momen apa sebaiknya kita memilih posisi duduk dan kapan harus mengambil opsi berjalan?

Bagi individu yang merasa kesulitan untuk berdiam diri dalam tempo lama, jenis meditasi berjalan dinilai sangat pas. Aktivitas ini merupakan bentuk latihan mindfulness yang diaplikasikan sembari melangkah secara pelan dan penuh kesadaran. 

Perhatian praktis dipusatkan pada tiap langkah kaki, pergerakan fisik, serta ritme dari tarikan napas agar pikiran tetap terjaga pada waktu saat ini. Menurut Dr. Sharadhi, jalan ini sangat cocok untuk mereka yang sering gelisah atau tidak betah duduk diam saat mengolah batin.

"Gerakan berjalan yang berirama membantu melepaskan ketegangan fisik, melancarkan sirkulasi darah, serta menciptakan rasa tenang tanpa harus benar-benar diam," jelasnya.

Apabila dipraktikkan di ruang terbuka, aktivitas meditasi berjalan menyuguhkan efek positif ekstra, seperti meredakan tingkat stres, mendongkrak suasana hati, dan mempererat kedekatan dengan lingkungan alam. 

Adanya perpaduan antara olahraga ringan dan latihan fokus membuat sejumlah orang merasa lebih gampang menjaga konsentrasi ketimbang sekadar duduk terpaku.

Sebaliknya, meditasi duduk dikerjakan dalam kondisi yang senyap sehingga potensi gangguan dari area sekitar cenderung minim. Kondisi tenang tersebut memudahkan tiap orang untuk memusatkan atensi pada aliran napas, lintasan pikiran, hingga letupan emosi yang tengah dirasakan.

Dr. Sharadhi menyebutkan, meditasi duduk umumnya membantu menenangkan pikiran, meningkatkan fokus, mengurangi stres, sekaligus memperkuat kesadaran diri.

Latihan tersebut pun kerap menjadi pilihan bagi khalayak yang mau mengasah stabilitas emosi dalam atmosfer yang lebih sunyi. Di samping itu, jenis meditasi duduk dirasa lebih efisien lantaran tidak memerlukan tempat yang lapang ataupun alat-alat tertentu. 

Seseorang bisa mempraktikkannya di area rumah, ruang kantor, atau lokasi lain yang kondusif sehingga gampang disisipkan ke dalam agenda harian.

Guna memperoleh hasil yang optimal, seseorang disarankan memilih cara yang paling pas agar dapat dijalankan secara kontinu. Dr. Sharadhi mengingatkan bahwa tolok ukur meditasi yang bagus bukan dilihat dari jenis metodenya, melainkan pada kedisiplinan seseorang untuk melakukannya secara rutin.

"Sebagian orang memperoleh manfaat lebih besar dari meditasi duduk ketika membutuhkan ketenangan dan kejernihan pikiran, sementara yang lain lebih menikmati meditasi berjalan karena melibatkan gerakan tubuh,” ungkap dia.

Dr. Sharadhi mengimbuhkan bahwa aktivitas meditasi yang dipraktikkan secara ajek, baik lewat posisi duduk atau sembari berjalan, berkhasiat meminimalkan rasa cemas, mendongkrak kesejahteraan emosi, mempertajam daya konsentrasi, dan menyokong kesehatan jiwa secara menyeluruh. 

Atas dasar itu, masyarakat tidak usah memaksakan diri pada satu metode kaku. Bila merasa tidak kerasan duduk diam, maka meditasi berjalan dapat dijadikan sebagai langkah awal. Sebaliknya, apabila memerlukan momen kontemplasi yang lebih intens, opsi meditasi duduk bisa menyajikan hasil yang lebih tepat. 

Faktor esensialnya adalah mengubah aktivitas ini menjadi sebuah rutinitas yang dijalankan dengan rileks dan berkesinambungan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index