Haji 2026 Berakhir, 43.895 Jemaah Debarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air

Haji 2026 Berakhir, 43.895 Jemaah Debarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air
Mohammad As'adul Anam selaku Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya. (Foto: NET)

JAKARTA — Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M telah dinyatakan selesai secara resmi pada hari Rabu (1/7/2026) jam 15.00 WIB. 

Mohammad As'adul Anam selaku Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya menjelaskan bahwa dari total target pemulangan sebesar 44.000 jemaah beserta petugas, jumlah yang sudah tiba di tanah air mencapai 43.895 orang atau hampir menyentuh 100%. Angka tersebut terdiri dari 43.132 jemaah dan 763 petugas haji.

"Alhamdulillah, operasional Debarkasi Surabaya telah selesai dan dilaksanakan dengan baik. Selama 31 hari pelaksanaan ini, seluruh proses berjalan aman dan lancar berkat sinergi seluruh unsur PPIH, kementerian, lembaga, hingga maskapai penerbangan," tutur Anam, Kamis (2/7/2026).

Menilik data operasional pemulangan, ada 91 penerbangan yang mendarat tepat waktu (on-time), 13 penerbangan tiba lebih awal dari target, serta 11 penerbangan yang mengalami keterlambatan (delay). 

Di sisi lain, pihak PPIH Debarkasi Surabaya mencatat total mutasi keluar sebesar 332 orang. 

Rinciannya terdiri dari 74 jemaah meninggal dunia di Arab Saudi, 44 jemaah masih dalam perawatan medis di Arab Saudi, satu orang pendamping melangsungkan proses lewat embarkasi lain, 10 jemaah tertunda kepulangannya, 10 jemaah pulang secara mandiri, 95 jemaah melakukan pindah kelompok terbang (kloter), serta terdapat 98 kursi kosong dan 203 open seat. 

Untuk mutasi masuk, tercatat ada 129 orang termasuk seorang jemaah yang berasal dari Embarkasi Batam (BTH).

Sampai operasional haji ditutup secara resmi melalui simbolis oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, didapati informasi bahwa masih ada 17 jemaah asal Debarkasi Surabaya yang belum bisa dipulangkan ke Indonesia lantaran mesti mendapat perawatan medis intensif di beberapa rumah sakit Arab Saudi. 

Lokasi perawatan tersebar di RS Hera, RS Samir Abbas, RS Jeddah, RS Saudi German Hospital, Saudi National Hospital, RS King Salman, Madinah Cardiac Center, KKHI Madinah, RS King Fahd, RS Al Mouwasat, RS Jiwar Hospital, Klinik KKHI, RS King Abdullah, RS Al-Saidi Jumum, hingga RS Al Noor.

Selanjutnya, Anam mengonfirmasi ada enam jemaah yang meninggal dunia pada masa pemulangan. Seorang jemaah asal Kota Malang mengembuskan napas terakhir di dalam pesawat ketika perjalanan ke tanah air. 

Sedangkan lima jemaah lainnya yang masing-masing berasal dari Kota Malang, Kota Pasuruan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Bojonegoro, dan Kota Surabaya, meninggal dunia setelah sempat dirawat.

"Seluruh proses penanganan jenazah dan pemenuhan hak-hak jemaah telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku," ungkapnya.

Seiring selesainya musim haji tahun 2026 ini, Anam menegaskan bahwa pihaknya bakal langsung melangsungkan evaluasi menyeluruh pada performa layanan operasional demi menyempurnakan kualitas pelayanan haji di musim selanjutnya.

"Evaluasi akan terus kami lakukan sebagai bahan penyempurnaan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang agar pelayanan kepada jemaah semakin baik, profesional, dan humanis," katanya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index