Jasaraharja

Jasaraharja Putera Serahkan Shuttle Bus Dukung Mudik ASDP

Jasaraharja Putera Serahkan Shuttle Bus Dukung Mudik ASDP
Jasaraharja Putera Serahkan Shuttle Bus Dukung Mudik ASDP

JAKARTA - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, pengelola layanan transportasi penyeberangan mulai memperkuat kesiapan fasilitas di pelabuhan. 

Lonjakan penumpang yang hampir selalu terjadi tiap tahun mendorong perlunya dukungan sarana mobilitas di area publik agar pergerakan penumpang tetap lancar, aman, dan nyaman. 

Penguatan fasilitas ini dinilai penting bukan hanya untuk mengurai kepadatan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas layanan bagi pemudik, khususnya kelompok rentan.

Dalam konteks tersebut, PT Jasaraharja Putera menyerahkan armada shuttle bus kepada PT ASDP Indonesia Ferry guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H/2026. 

Langkah ini menjadi bagian dari penguatan kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi penyeberangan yang diprediksi mengalami lonjakan signifikan pada musim mudik tahun ini. 

Armada shuttle bus diharapkan dapat mempercepat mobilitas penumpang di area pelabuhan serta membantu mengurai kepadatan di titik-titik krusial.

Penyerahan armada dilakukan secara seremonial di Kantor Cabang Utama ASDP Merak pada Minggu, 23 Februari 2026. Armada tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Jasaraharja Putera Abdul Haris, didampingi Direktur Pemasaran Imam Hendrawan, dan diterima oleh Direktur Utama ASDP Heru Widodo. 

Momentum seremonial ini menandai penguatan sinergi antarlembaga dalam menyambut periode mudik yang kerap menjadi ujian kapasitas layanan publik.

Dukungan Mobilitas Penumpang Di Area Pelabuhan

Shuttle bus tersebut akan difungsikan untuk mempercepat mobilitas penumpang di area pelabuhan, khususnya menghubungkan kantong parkir menuju dermaga. 

Upaya ini diharapkan mampu meminimalisir kepadatan serta mengurangi waktu tunggu penumpang di area publik. Dalam kondisi puncak arus mudik, pergerakan penumpang dari area parkir menuju dermaga sering menjadi titik rawan antrean panjang. Kehadiran shuttle bus diharapkan dapat membuat alur pergerakan lebih teratur dan efisien.

Direktur Utama PT Jasaraharja Putera Abdul Haris mengatakan, dukungan tersebut merupakan bagian dari persiapan matang perusahaan dalam menyambut musim mudik Lebaran 2026.

“Sebagai mitra strategis ASDP, JRP Insurance tidak hanya berfokus pada proteksi asuransi, penyerahan unit shuttle bus ini merupakan wujud sinergi strategis dan komitmen kami melayani sepenuh hati demi meningkatkan customer experience serta keamanan ekosistem transportasi penyeberangan nasional,” ujarnya. 

Pernyataan ini menegaskan bahwa kontribusi perusahaan tidak terbatas pada layanan asuransi, tetapi juga pada penguatan fasilitas pendukung yang langsung dirasakan masyarakat.

Sinergi Layanan Demi Pengalaman Mudik Lebih Baik

Direktur Pemasaran PT Jasaraharja Putera Imam Hendrawan menambahkan, momentum mudik menuntut kesiapan layanan yang lebih optimal, termasuk fasilitas pendukung di pelabuhan.

“Momentum mudik adalah saat di mana kebutuhan akan layanan prima meningkat tajam. Dengan tambahan unit ini, kami berharap dapat membantu ASDP dalam mengatur alur penumpang yang lebih teratur dan efisien. Ini adalah bentuk nyata kehadiran JRP Insurance di tengah masyarakat, memberikan rasa aman melalui perlindungan asuransi sekaligus kenyamanan melalui fasilitas pendukung yang memadai,” tambah dia.

Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman mudik yang lebih manusiawi, di mana pemudik tidak hanya merasa aman secara perlindungan, tetapi juga nyaman dalam proses perjalanan. Fasilitas shuttle bus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem layanan yang terintegrasi, mulai dari perlindungan risiko hingga pengaturan mobilitas di area pelabuhan.

Apresiasi ASDP Dan Transformasi Layanan Pelabuhan

Sementara itu, Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengapresiasi dukungan yang diberikan Jasaraharja Putera. Ia menilai kehadiran shuttle bus akan sangat membantu mobilitas penumpang, terutama kelompok rentan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari PT Jasaraharja Putera. Pengoperasian shuttle bus ini diharapkan mempermudah akses di area pelabuhan, khususnya bagi lansia, ibu dan anak, serta masyarakat berkebutuhan khusus. Langkah ini juga menjadi bagian dari transformasi layanan menuju konsep Green Port serta penguatan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di lingkungan perusahaan,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penambahan fasilitas shuttle bus tidak hanya berdampak pada kelancaran arus penumpang, tetapi juga sejalan dengan arah transformasi layanan pelabuhan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. ASDP menempatkan kenyamanan serta inklusivitas sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan publik.

Penguatan Ekosistem Mudik Dan Layanan Digital

Kerja sama ini menjadi bagian dari sinergi kedua BUMN dalam menciptakan ekosistem mudik yang aman, nyaman, dan terintegrasi. Dengan tambahan armada shuttle, antrean penumpang diharapkan dapat terurai lebih cepat sehingga risiko kelelahan dan ketidaknyamanan selama perjalanan dapat ditekan. 

Kehadiran fasilitas ini juga diharapkan membantu petugas di lapangan dalam mengatur arus penumpang secara lebih efektif.

Selain dukungan armada fisik, Jasaraharja Putera juga mengoptimalkan layanan one stop service di area dermaga serta memperkuat layanan digital melalui Ezurance dan Clara, asisten virtual cerdas untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi asuransi. Penguatan layanan digital ini menjadi pelengkap dari upaya peningkatan fasilitas fisik di lapangan. 

Dengan kombinasi dukungan infrastruktur, sinergi antarlembaga, serta pemanfaatan teknologi, diharapkan pengalaman mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index