Toyota

Penjualan Mobil Januari 2026 Meningkat 7%, Toyota Jadi Pemimpin

Penjualan Mobil Januari 2026 Meningkat 7%, Toyota Jadi Pemimpin
Penjualan Mobil Januari 2026 Meningkat 7%, Toyota Jadi Pemimpin

JAKARTA - Kinerja penjualan mobil di Indonesia menunjukkan perkembangan positif di awal tahun 2026. 

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil secara keseluruhan tercatat mengalami kenaikan yang cukup signifikan. 

Meskipun ada beberapa tantangan yang dihadapi, optimisme di kalangan industri otomotif tetap tinggi. Artikel ini akan membahas perkembangan penjualan mobil pada Januari 2026 serta merek-merek mobil terlaris yang mendominasi pasar Indonesia.

Peningkatan Penjualan Mobil Awal Tahun 2026

Penjualan mobil pada Januari 2026 menunjukkan angka yang menggembirakan. Berdasarkan laporan Gaikindo, total penjualan mobil secara wholesales (dari pabrik ke diler) tercatat mencapai 66.447 unit, naik 7 persen dibandingkan dengan 62.084 unit pada Januari 2025. 

Kenaikan ini juga tercermin pada penjualan ritel, yang mencatatkan angka 66.936 unit, meningkat sebesar 4,5 persen dari 64.076 unit di periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka-angka ini memberikan gambaran tentang pemulihan industri otomotif Indonesia, yang sebelumnya tertekan akibat berbagai faktor eksternal dan internal. 

Peningkatan penjualan ini menunjukkan bahwa pasar otomotif Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, meskipun masih ada ketidakpastian yang mengiringi pemulihan tersebut.

Optimisme Gaikindo Terhadap Target Penjualan 2026

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, menyatakan optimistis bahwa penjualan mobil Indonesia sepanjang tahun 2026 bisa mencapai target yang telah ditetapkan, yakni 850.000 unit. 

Bahkan, menurut Jongkie, ada harapan untuk bisa melampaui target tersebut, dengan catatan optimisme dan realisme yang terus dipegang oleh industri.

Namun demikian, bila dilihat secara bulanan (month-to-month), penjualan pada Januari 2026 menunjukkan penurunan sekitar 29,4 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Desember 2025. Pada Desember 2025, total penjualan wholesales tercatat sebanyak 94.100 unit, sementara penjualan ritel mencapai 93.833 unit.

Penurunan tersebut terjadi seiring dengan berakhirnya sejumlah insentif yang sebelumnya diberikan oleh pemerintah, seperti pembebasan bea masuk impor kendaraan listrik utuh (completely built up/CBU). 

Insentif ini dianggap memberikan dampak positif bagi penjualan di tahun 2025, namun dihentikannya program tersebut menjadi tantangan di awal 2026.

Penurunan Musiman dan Pengaruh Insentif yang Dihentikan

Selain pengaruh dari perubahan kebijakan, penurunan penjualan Januari 2026 juga disebabkan oleh faktor musiman. Biasanya, penjualan kendaraan mengalami penurunan pada awal tahun setelah periode penjualan tinggi menjelang akhir tahun. 

Desember 2025, misalnya, banyak konsumen yang mempercepat pembelian mobil dengan harapan mendapatkan insentif atau promo akhir tahun. Hal ini menyebabkan penurunan signifikan pada penjualan bulan Januari.

Meski demikian, optimisme tetap ada di kalangan pelaku industri otomotif. Mereka yakin bahwa pasar otomotif Indonesia memiliki potensi untuk tumbuh, apalagi dengan adanya pembaruan model mobil dan berbagai inovasi di sektor kendaraan listrik. 

Oleh karena itu, Gaikindo tetap percaya bahwa target penjualan untuk 2026 bisa tercapai meski ada tantangan dari kebijakan pemerintah dan kondisi pasar yang fluktuatif.

Merek-Merek Mobil Terlaris di Indonesia Januari 2026

Berikut adalah daftar 10 merek mobil terlaris di Indonesia pada Januari 2026 berdasarkan data wholesales dan ritel:

Penjualan Wholesales Januari 2026:

Toyota: 20.078 unit

Daihatsu: 12.513 unit

Mitsubishi Motors: 6.898 unit

BYD: 4.879 unit

Honda: 4.016 unit

Suzuki: 2.783 unit

Mitsubishi Fuso: 2.332 unit

Isuzu: 2.170 unit

Jaecoo: 2.025 unit

Hino: 1.556 unit

Penjualan Ritel Januari 2026:

Toyota: 22.066 unit

Daihatsu: 11.202 unit

Mitsubishi Motors: 6.141 unit

Suzuki: 5.501 unit

Honda: 4.233 unit

Mitsubishi Fuso: 2.538 unit

BYD: 2.516 unit

Isuzu: 2.085 unit

Jaecoo: 2.031 unit

Hino: 1.656 unit

Toyota dan Daihatsu tetap menjadi pemimpin pasar, baik dalam kategori wholesales maupun ritel. Toyota, sebagai merek dengan sejarah panjang di pasar Indonesia, mencatatkan penjualan yang sangat dominan. Merek ini juga memperkenalkan berbagai model baru yang menarik minat konsumen, seperti kendaraan listrik dan model hybrid, yang semakin banyak diminati oleh masyarakat Indonesia.

Daihatsu juga mengalami peningkatan penjualan yang signifikan pada Januari 2026, dengan model-model seperti Ayla dan Xenia yang terus diminati di berbagai segmen pasar. Selain itu, merek-merek lain seperti Mitsubishi dan Suzuki juga tercatat mengalami pertumbuhan yang solid.

Tantangan dan Peluang ke Depan

Meski ada kenaikan di awal tahun 2026, industri otomotif Indonesia masih menghadapi tantangan yang cukup besar, seperti fluktuasi kebijakan dan persaingan yang ketat antar merek. 

Di sisi lain, peluang besar juga terbuka dengan perkembangan kendaraan listrik yang semakin pesat. Ke depan, sektor ini diharapkan dapat terus beradaptasi dengan tren teknologi baru dan kebijakan yang mendukung.

Melihat potensi yang ada, Gaikindo tetap optimistis bahwa industri otomotif Indonesia bisa melanjutkan pertumbuhannya dan mencapai target penjualan yang telah ditetapkan untuk 2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index