CUAN dan PTRO Incar Tambang Emas Australia Tolu Minerals

Rabu, 25 Maret 2026 | 18:28:48 WIB
CUAN dan PTRO Incar Tambang Emas Australia Tolu Minerals

JAKARTA - Langkah ekspansi ke luar negeri kembali ditempuh oleh emiten energi dan tambang Indonesia. 

Kali ini, perusahaan yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu menunjukkan keseriusannya dalam memperluas portofolio aset, khususnya di sektor emas dan tembaga. 

Melalui strategi investasi berbasis instrumen keuangan yang dapat dikonversi menjadi saham, peluang untuk masuk ke proyek tambang berpotensi tinggi di kawasan Pasifik pun semakin terbuka.

Aksi korporasi ini tidak hanya menjadi bagian dari diversifikasi bisnis, tetapi juga mencerminkan tren perusahaan Indonesia yang mulai aktif membidik aset tambang global. 

Dengan potensi sumber daya yang besar di wilayah tujuan investasi, langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi perusahaan dalam rantai industri pertambangan internasional.

Langkah Awal Akuisisi Melalui Penawaran Mengikat

Emiten Prajogo Pangestu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) dan PT Petrosea Tbk. (PTRO) menyampaikan telah melakukan penawaran atau Binding Offer dengan Tolu Minerals Limited (Tolu), yang merupakan perusahaan tercatat di Australian Securities Exchange (ASX).

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sekretaris Perusahaan CUAN Robertu Maylando Siahaya menjelaskan pada 16 Maret 2026 perseroan bersama PTRO telah melakukan penawaran dengan Tolu Minerals Limited, sehubungan dengan rencana pembelian instrumen surat utang yang dapat dikonversi yang akan diterbitkan oleh TOLU.

“Melalui Binding Offer tersebut, perseroan dan/atau PTRO akan membeli Convertible Note sebesar 23,75 juta dolar Australia, yang dapat dikonversi menjadi kepemilikan saham di dalam TOLU sekurang-kurangnya sebesar 4,99% dari modal yang telah dikeluarkan di dalam TOLU,” tulis manajemen CUAN.

Dengan asumsi kurs Rp11.782 per dolar Australia, nilai penawran tersebut setara dengan Rp279,82 miliar.

Langkah awal ini menjadi pintu masuk strategis bagi CUAN dan PTRO untuk mengakuisisi kepemilikan di perusahaan tambang luar negeri tanpa harus langsung melakukan pembelian saham secara penuh di tahap awal.

Profil Dan Potensi Tambang Tolu Minerals

CUAN menjelaskan TOLU merupakan perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi dan pengembangan emas dan tembaga yang tercatat di Australian Securities Exchange (ASX), yang berfokus pada pengembangan aset-aset dengan potensi besar di Papua New Guinea.

Menurut CUAN, TOLU tengah mengembangkan tambang emas Tolukuma dengan target untuk mencapai produksi dalam jangka pendek, di samping itu juga membangun berbagai proyek eksplorasi yang kuat di Pacific Ring of Fire, sebuah wilayah di dunia yang terkenal dengan kekayaan mineral untuk deposit emas dan tembaga.

Keberadaan proyek di kawasan tersebut memberikan nilai tambah tersendiri, mengingat wilayah ini dikenal sebagai salah satu zona dengan kandungan mineral paling melimpah di dunia. Potensi ini menjadi daya tarik utama bagi investor yang ingin memperluas portofolio di sektor pertambangan global.

Strategi Kepemilikan Dan Tujuan Jangka Panjang

Manajemen CUAN melanjutkan dengan selesainya transaksi, maka perseroan dan/atau PTRO akan menjadi pemegang saham secara langsung/tidak langsung atas 4,99% saham di dalam TOLU.

“Transaksi ini mendukung tujuan strategis perseroan dalam menumbuhkan basis aset dan pengembangan usahanya, yang pada gilirannya mendorong penciptaan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan,” tutur Robertus.

Strategi kepemilikan minoritas ini memungkinkan perusahaan untuk masuk ke proyek dengan risiko yang lebih terukur, sekaligus tetap memiliki peluang untuk meningkatkan kepemilikan di masa depan. Pendekatan ini juga memberikan fleksibilitas dalam mengelola investasi sesuai perkembangan proyek tambang yang dijalankan oleh TOLU.

Selain itu, langkah ini menunjukkan fokus perusahaan dalam membangun portofolio aset yang berorientasi pada komoditas bernilai tinggi seperti emas dan tembaga, yang memiliki prospek jangka panjang yang kuat di pasar global.

Ekspansi Global Dorong Nilai Tambah Perusahaan

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Petrosea Anto Broto menjelaskan PTRO secara konsisten terus mengupayakan penciptaan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.

“Perjanjian ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi perseroan. Penandatanganan perjanjian ini merupakan wujud dari ekspansi bisnis dan pengembangan usaha grup Petrindo ke luar Indonesia,” ucap Anto.

Ekspansi ke luar negeri ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas cakupan bisnis dan mengurangi ketergantungan pada pasar domestik. Dengan masuk ke proyek tambang internasional, perusahaan dapat memanfaatkan peluang pertumbuhan yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat global.

Secara keseluruhan, langkah CUAN dan PTRO dalam mengincar saham Tolu Minerals mencerminkan arah baru ekspansi industri tambang Indonesia yang semakin agresif di pasar internasional. 

Dengan memanfaatkan instrumen investasi yang fleksibel serta membidik wilayah dengan potensi sumber daya besar, kedua emiten ini berupaya memperkuat fondasi bisnis sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

Terkini