Ekspansi Mitra10: CSAP Buka Tiga Gerai Baru pada 2026

Ekspansi Mitra10: CSAP Buka Tiga Gerai Baru pada 2026
PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP). (Foto: NET)

JAKARTA - PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) terus menggulirkan ekspansi jaringan ritel modern Mitra10 serta Atria sepanjang tahun 2026, meski situasi ekonomi global masih diselimuti ketidakpastian. 

Emiten ini tetap meyakini performa bisnisnya dapat tumbuh positif lewat peresmian toko baru, optimalisasi produktivitas gerai yang sudah berjalan, serta akselerasi saluran penjualan digital.

Corporate Secretary CSAP, Idrus Widjajakusuma menyampaikan bahwa sampai paruh pertama tahun ini, perseroan telah mengoperasikan tiga gerai baru Mitra10 yang berlokasi di Imam Bonjol Denpasar, Perintis Makassar, dan Pengayoman Makassar. 

Di samping itu, dua toko baru Atria juga resmi dihadirkan di Trans Studio Mall Makassar dan Pengayoman Makassar.

"Perusahaan tetap fokus meningkatkan pertumbuhan toko existing dan mengembangkan toko baru Mitra10 di lokasi yang memiliki prospek pertumbuhan yang baik. Beberapa lokasi toko baru Mitra10 sudah masuk pipeline perseroan, baik di Jawa maupun luar Jawa," ujarnya dalam paparan publik, Kamis (25/6/2026).

Dipaparkan oleh Idrus, kebijakan ekspansi tersebut tetap digulirkan dengan memprioritaskan konsolidasi bisnis, efisiensi pada aspek operasional, serta manajemen keuangan yang ketat demi mempertahankan profitabilitas. 

Tak hanya memperluas jangkauan fisik, perusahaan pun mempertajam strategi omnichannel lewat integrasi platform Mitra10 dan Atria ke beragam marketplace serta fasilitas WhatsApp Business. Terobosan ini ditargetkan bisa mempermudah akses pelanggan sekaligus memacu angka penjualan.

Sepanjang kuartal I-2026, CSAP berhasil membukukan total pendapatan mencapai Rp 4,2 triliun, atau terkerek naik sebesar 1,4% jika dikomparasikan dengan kuartal yang sama pada tahun sebelumnya. 

Sementara itu, perolehan laba bersih perusahaan turut melejit hingga 361% menjadi Rp 20 miliar. Hingga saat ini, kontribusi pendapatan perseroan mayoritas masih ditopang oleh lini distribusi sebesar 60%, sedangkan sektor ritel modern menyumbang kisaran 40% dari keseluruhan omzet.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index