DBS Indonesia Pacu Wealth Management, Dana Kelolaan Naik 7%

DBS Indonesia Pacu Wealth Management, Dana Kelolaan Naik 7%
Consumer Banking Director DBS Indonesia, Melfrida Gultom. (Foto: NET)

JAKARTA. PT Bank DBS Indonesia terus memacu ekspansi bisnis pada sektor layanan pengelolaan kekayaan (wealth management). 

Pihak bank merasa yakin bahwa potensi pengembangan bisnis ini masih terbuka lebar, terlebih dengan adanya sokongan dari jaringan internasional Grup DBS.

Consumer Banking Director DBS Indonesia, Melfrida Gultom, menuturkan bahwa lini bisnis wealth management menunjukkan tren pertumbuhan yang positif sepanjang tahun ini. 

Ia memaparkan, per Mei 2026, total dana kelolaan atau asset under management (AUM) pada divisi wealth DBS Indonesia telah meningkat 7% secara tahunan (year-on-year/yoy). 

Kenaikan AUM tersebut turut ditopang oleh pertambahan jumlah nasabah. Melfrida mengungkapkan, tingkat perolehan nasabah baru untuk segmen ini melonjak 73% yoy pada periode yang sama.

Lebih lanjut, Melfrida mengklaim bahwa DBS Indonesia merupakan salah satu institusi perbankan terdepan dalam layanan wealth management di tanah air. 

Menurutnya, posisi unggul ini didorong oleh kapabilitas bank dalam melakukan analisis data investasi serta didukung oleh jaringan global yang kompeten.

"Selalu saya bilang bahwa DBS Indonesia akan mendorong wealth dengan strength kami. Strength kami tuh di mana? Strength kami tuh adalah di insight driven," kata Melfrida dalam media gathering DBS Indonesia, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index