Strategi Bank Mantap Dongkrak Kredit Sektor Pensiunan

Strategi Bank Mantap Dongkrak Kredit Sektor Pensiunan
PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap). (Foto: NET)

JAKARTA - Komitmen kuat ditunjukkan oleh PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dalam menggarap layanan keuangan yang menyasar segmen pensiunan. 

Konsistensi strategi diposisikan oleh bank ini guna memperkokoh bisnis utamanya, dengan tidak melupakan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat.

Hingga Maret 2026, basis nasabah pensiunan yang dimiliki Bank Mantap sudah menyentuh angka 101.000 individu, mengalami kenaikan sebesar 18,6% secara tahunan (year on year/YoY). 

Sejalan dengan itu, pembiayaan yang disalurkan untuk segmen ini bertumbuh 9,1% YoY menjadi Rp 50,9 triliun pada periode yang sama. Langkah intensifikasi serta ekstensifikasi menjadi motor utama di balik kokohnya pertumbuhan bisnis inti tersebut.

Direktur Utama Bank Mantap, Panji Irawan, mengungkapkan bahwa ceruk pasar di segmen pensiunan ini menyimpan potensi yang luar biasa besar. Saat ini, Bank Mantap menempati posisi kedua untuk kategori pensiunan ASN dengan total nasabah berkisar 59.000 orang atau menguasai 18% pangsa pasar.

Di sisi lain, untuk segmen pensiunan TNI/Polri, bank ini bertengger di peringkat keempat lewat raihan sekitar 57.000 nasabah atau setara 11% pangsa pasar. 

“Artinya, kami masih memiliki ruang dan potensi untuk terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Panji belum lama ini.

Diterangkan oleh Panji, pihak bank terus mengupayakan konversi bagi nasabah non-kredit, merancang aneka produk yang inovatif, hingga memacu produktivitas tim pemasar lewat strategi cross selling dan pemberian insentif.

Langkah krusial lainnya terletak pada penyederhanaan alur proses kredit serta penguatan lead management system. Aspek kualitas layanan pun ikut didongkrak lewat kehadiran program tiga pilar utama, yakni Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera.

Pada ranah sosial, Bank Mandiri Taspen turut aktif menggerakkan beragam program Corporate Social Responsibility (CSR). Aksi paling anyar diwujudkan lewat penyerahan bantuan fasilitas mesin air minum siap konsumsi dengan nilai Rp 42,4 juta bagi SMA Dharma Wanita 1 Pare. 

Langkah ini diambil demi mendukung kelestarian alam sekaligus pemenuhan kebutuhan primer di ranah pendidikan.

Division Head Strategic Digital & Corporate Transformation Bank Mandiri Taspen, Iwan Kurniawan, menyebutkan bahwa inisiatif ini masuk ke dalam pilar sosial dan lingkungan korporasi untuk area Kediri dan wilayah sekitarnya.

Ia menilai, pemenuhan kebutuhan air bersih bagi para pelajar ini disinergikan dengan gerakan peduli lingkungan demi meminimalisasi timbunan sampah plastik. 

“Air minum merupakan kebutuhan pokok siswa. Kami menggabungkannya dengan kampanye go green melalui mesin air siap minum ini,” ujar Iwan dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).

Iwan mengimbuhkan, penyediaan sarana tersebut diproyeksikan mampu memicu pergeseran perilaku di area sekolah, khususnya dalam memangkas pemakaian wadah plastik sekali pakai.

Kepala SMA Dharma Wanita 1 Pare, Ahmad Riziq Mubarok, menyatakan bahwa fasilitas penunjang tersebut sangat selaras dengan kondisi sekolah yang menerapkan sistem asrama dengan roda aktivitas penuh selama 24 jam. 

Ia berpendapat, pasokan air minum yang higienis menjadi hal mendasar yang dibutuhkan siswa setiap hari. Keberadaan alat penapis air ini dipercaya mampu mendongkrak derajat kesehatan sekaligus menyemai gaya hidup yang selaras dengan kelestarian alam di lingkungan murid.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index