JAKARTA - Cushion menjadi salah satu produk makeup yang praktis dan banyak digunakan karena mampu memberikan hasil riasan yang ringan sekaligus natural.
Namun, tidak sedikit orang yang mengalami masalah ketika warna cushion berubah menjadi lebih gelap setelah beberapa jam pemakaian. Kondisi ini dikenal sebagai cushion oksidasi dan sering membuat tampilan makeup terlihat kusam serta kurang segar.
Perubahan warna tersebut biasanya terjadi ketika formula cushion bereaksi dengan minyak alami pada kulit atau terpapar udara dalam waktu tertentu.
Akibatnya, warna yang awalnya terlihat sesuai dengan shade kulit bisa berubah menjadi lebih gelap. Masalah ini tidak selalu disebabkan oleh pemilihan warna yang salah, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh kondisi kulit, teknik penggunaan, hingga produk skincare yang digunakan sebelumnya.
Jika tidak diatasi dengan tepat, oksidasi pada cushion dapat membuat riasan terlihat tidak merata dan terasa lebih berat di wajah. Padahal, dengan langkah sederhana dalam perawatan kulit serta teknik pengaplikasian yang tepat, masalah ini sebenarnya bisa diminimalkan.
Bagi kamu yang sering merasa warna cushion berubah setelah beberapa jam.
Beberapa cara berikut dapat membantu menjaga tampilan makeup tetap segar, natural, dan sesuai dengan shade awalnya.
1. Pastikan wajah bersih
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan wajah dalam kondisi bersih sebelum mengaplikasikan cushion. Kulit yang bersih akan membantu makeup menempel lebih baik dan mencegah perubahan warna pada produk.
Menggunakan cushion di atas wajah yang belum dibersihkan atau bahkan di atas sisa riasan sebelumnya dapat menyebabkan warna kulit terlihat tidak merata. Oleh karena itu, penting untuk selalu mencuci wajah terlebih dahulu setiap pagi sebelum menggunakan skincare maupun makeup.
2. Jangan lupa toner
Setelah membersihkan wajah, penggunaan toner dapat membantu menyeimbangkan pH kulit sekaligus mengangkat sisa minyak yang mungkin masih tertinggal. Langkah ini penting terutama bagi pemilik kulit berminyak.
Seperti dilansir Byrdie, Joshua Zeichner, Direktur Riset Kosmetik dan Klinis di bidang Dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai di Kota New York, menjelaskan bahwa oksidasi cushion "lebih sering terjadi pada orang yang memiliki kulit berminyak," sehingga mengurangi minyak berlebih sebelum mengaplikasikan makeup menjadi langkah penting untuk menjaga warna cushion tetap stabil.
3. Gunakan skincare berbahan dasar air
Produk skincare yang digunakan sebelum makeup juga dapat memengaruhi hasil akhir cushion. Sebaiknya pilih produk perawatan kulit yang berbahan dasar air karena lebih ringan dan tidak meninggalkan lapisan minyak berlebih di wajah.
Jamie Greenberg, Makeup Artist dan Beauty Expert, menjelaskan bahwa penggunaan produk yang terlalu banyak mengandung minyak dapat meningkatkan risiko perubahan warna pada alas bedak.
"Semakin kamu menghindari produk berbahan dasar minyak, semakin kecil risiko alas bedak kamu mengubah tampilan kulitmu," terangnya.
4. Pakai primer
Primer menjadi salah satu produk penting yang sering dilewatkan sebelum menggunakan cushion. Produk ini membantu menciptakan lapisan dasar yang lebih halus sekaligus mengontrol minyak pada wajah.
Cushion sendiri mengandung pigmen seperti oksida besi yang dapat berubah warna ketika bereaksi dengan partikel di udara. Minyak pada kulit juga dapat memicu proses oksidasi tersebut. Dengan menggunakan primer, minyak berlebih dapat terserap sehingga cushion menempel lebih baik pada kulit.
Ilmuwan kosmetik sekaligus pendiri dan CEO Grace Kingdom Beauty, Ginger King, menjelaskan bahwa penggunaan primer dapat membantu mengontrol minyak. Menurutnya, "Ini tentang mengontrol minyak, jadi primer yang memberikan efek matte atau setting spray sangat cocok."
5. Gunakan aplikator bukan jari tangan
Cara mengaplikasikan cushion juga memengaruhi kualitas hasil makeup. Sebaiknya gunakan spons aplikator atau kuas khusus alas bedak dibandingkan menggunakan jari tangan secara langsung.
Minyak alami dari tangan dapat berpindah ke produk cushion dan memicu reaksi oksidasi. Selain itu, penggunaan aplikator juga membantu menghasilkan riasan yang lebih halus dan merata di wajah.
6. Bawa kertas penyerap minyak
Produksi minyak berlebih pada wajah selama beraktivitas dapat mempercepat proses oksidasi pada cushion. Oleh karena itu, membawa kertas penyerap minyak bisa menjadi solusi praktis untuk menjaga tampilan makeup tetap segar.
Kertas ini membantu menyerap minyak di permukaan kulit tanpa merusak riasan yang sudah diaplikasikan. Ginger King juga menambahkan bahwa kulit berminyak dapat membuat alas bedak lebih cepat teroksidasi, terutama dalam cuaca panas dan lembap.
"Jika kamu memiliki kulit yang lebih berminyak, alas bedak kamu mungkin teroksidasi lebih cepat dalam cuaca panas dan lembap. Jadi, hilangkan minyak berlebih dari wajah kamu penting sebelum dan sesudah mengaplikasikan alas bedak," tambah King.
7. Gunakan setting spray
Langkah terakhir yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko oksidasi adalah menggunakan setting spray atau bedak tabur setelah mengaplikasikan cushion. Produk ini berfungsi untuk mengunci base makeup agar lebih tahan lama.
Selain membantu menjaga riasan tetap pada tempatnya, setting spray juga dapat menyerap minyak berlebih yang berpotensi memicu reaksi pada pigmen makeup.
Joshua Zeichner menjelaskan bahwa langkah ini dapat membantu meminimalkan oksidasi karena "Ini membantu menyerap minyak berlebih untuk menurunkan risiko reaksi dengan pigmen dalam riasan."
Dengan melakukan beberapa langkah di atas, risiko cushion berubah warna menjadi lebih gelap dapat diminimalkan. Selain memilih produk yang tepat, memperhatikan kondisi kulit dan teknik pengaplikasian makeup juga sangat berpengaruh terhadap hasil akhir riasan.
Jika cushion yang digunakan masih mudah teroksidasi, kamu juga bisa mencoba produk yang bebas minyak atau menggunakan bedak tabur sebelum aplikasi cushion agar warna tetap stabil sepanjang hari.