JAKARTA - Pengembangan kawasan hunian premium di daerah penyangga Jakarta kembali menunjukkan geliat positif di tengah meningkatnya kebutuhan tempat tinggal berkualitas.
Karawang yang selama ini dikenal sebagai kawasan industri kini juga berkembang menjadi pilihan hunian bagi segmen menengah atas yang menginginkan keseimbangan antara akses kota dan kenyamanan lingkungan.
Di tengah tren tersebut, proyek hunian terpadu di pusat Kota Karawang kembali memasuki fase penting dalam pengembangannya.
Langkah lanjutan ini diambil seiring respons pasar yang terus menguat terhadap hunian dengan konsep eksklusif, fasilitas lengkap, serta posisi strategis di pusat aktivitas kota. Pengembang menilai momentum ini tepat untuk menghadirkan fase baru sebagai jawaban atas keterbatasan lahan premium di koridor utama Karawang.
Dengan memulai pembangunan di lahan terakhir yang tersedia, pengembangan tahap lanjutan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar sekaligus memperkuat posisi kawasan hunian terpadu tersebut sebagai salah satu ikon residensial di Karawang.
Kawasan Premium Menjawab Keterbatasan Lahan Kota
Pengembang properti Agung Podomoro Land kembali melanjutkan pengembangan tahap kedua kawasan hunian terpadu Kota Kertabumi di Karawang dengan memulai pembangunan di lahan terakhir yang tersedia.
Langkah strategis ini diambil untuk merespons tingginya minat pasar terhadap hunian eksklusif dengan fasilitas premium serta lokasi yang strategis di kawasan penyangga Jakarta.
"Kota Kertabumi merupakan kawasan eksklusif dengan lokasi strategis di Karawang Kota, dirancang untuk high-end buyer, sehingga menjawab masalah akan lahan kawasan yang sudah minim persis di koridor dan jalur pertokoan Karawang, dipastikan adalah tipe terakhir kami," kata Regional.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proyek ini memang disiapkan untuk segmen pembeli kelas atas yang menginginkan hunian di pusat kota dengan akses langsung ke area komersial.
Minimnya ketersediaan lahan di koridor utama Karawang membuat setiap pengembangan baru di lokasi ini memiliki nilai strategis yang tinggi. Oleh karena itu, fase lanjutan ini diposisikan sebagai kesempatan terakhir bagi konsumen yang ingin memiliki hunian premium di kawasan tersebut.
Fokus Hunian Eksklusif Untuk Keluarga Muda
Dia menegaskan kawasan tersebut dirancang khusus untuk segmen pembeli kelas atas (high-end buyer) dengan lokasi yang berada di jantung Kota Karawang. Pada pengembangan fase kedua ini, Kota Kertabumi memfokuskan pemasaran pada unit Avisha, yaitu hunian compact dua lantai yang ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga muda.
Kehadiran tipe hunian compact dua lantai ini menjadi upaya pengembang dalam menjangkau konsumen muda yang menginginkan rumah modern dengan tata ruang efisien, namun tetap berada di lingkungan premium. Kebutuhan keluarga muda terhadap hunian yang dekat dengan fasilitas pendidikan, pusat perbelanjaan, serta akses transportasi utama menjadi pertimbangan utama dalam penentuan konsep unit yang dipasarkan.
Melalui pendekatan tersebut, pengembang berharap unit Avisha dapat menjadi pintu masuk bagi generasi muda profesional untuk memiliki aset properti di kawasan strategis.
Selain sebagai tempat tinggal, hunian ini juga diposisikan sebagai investasi jangka panjang yang potensial, seiring dengan terus berkembangnya kawasan Karawang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.
Insentif Pemerintah Perkuat Daya Tarik Investasi
Fase ini ditawarkan dengan memanfaatkan program insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) guna memberikan nilai tambah yang signifikan bagi konsumen maupun investor.
"Pengembangan fase dua ini menjadi fase penting bagi Kota Kertabumi. Kami ingin memastikan bahwa setiap unit yang dihadirkan tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga aset bernilai jangka panjang," ujar Tedi.
Penerapan insentif PPN DTP dinilai mampu meningkatkan daya beli masyarakat terhadap hunian premium, sekaligus mendorong minat investor yang melihat properti sebagai instrumen lindung nilai. Skema insentif tersebut memberikan ruang bagi konsumen untuk mendapatkan hunian dengan biaya awal yang lebih ringan, sehingga keputusan pembelian dapat dilakukan lebih cepat.
Pihak pengembang optimistis tahap lanjutan ini akan mendapatkan respons positif dari pasar, seiring dengan meningkatnya permintaan hunian berkualitas di kawasan penyangga Jakarta yang didukung infrastruktur berkembang pesat, seperti akses menuju Stasiun Kereta Cepat Jakarta Bandung.
Kehadiran infrastruktur transportasi modern dinilai akan semakin memperkuat daya tarik kawasan Karawang sebagai lokasi hunian strategis bagi pekerja komuter maupun pelaku bisnis.
Legalitas Terjamin Dan Lingkungan Aman Banjir
Selain keunggulan lokasi, Kota Kertabumi juga mengklaim kawasannya bebas dari ancaman banjir. Dari sisi legalitas, pengembang menjamin kepastian hukum bagi para konsumen. Proses administrasi kepemilikan dapat segera dilakukan setelah transaksi jual beli rampung.
"Legalitas kawasan Kota Kertabumi siap dan sangat terjamin. Setelah melakukan proses AJB (Akta Jual Beli) pemilik dapat melakukan Balik Nama serta langsung dapat sertifikat satuan dan dapat di-upgrade menjadi SHM (Sertifikat Hak Milik)," terang Tedi.
Jaminan legalitas dan keamanan lingkungan ini menjadi faktor krusial dalam keputusan pembelian properti, khususnya untuk segmen kelas atas yang mengutamakan kepastian hukum serta kenyamanan jangka panjang.
Dengan kombinasi lokasi strategis, konsep hunian eksklusif, dukungan insentif pemerintah, serta jaminan bebas banjir, pengembangan tahap lanjutan Kota Kertabumi diproyeksikan mampu mempertahankan daya saingnya di tengah persaingan pasar properti kawasan penyangga Jakarta yang semakin ketat.