Scaloni Abaikan Rivalitas Politik Jelang Semifinal Lawan Inggris

Senin, 13 Juli 2026 | 17:23:32 WIB
Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni. [Foto: Asosiasi Sepak Bola Argentina/AFA]

JAKARTA - Arsitek taktik tim nasional Argentina Lionel Scaloni menilai duel negaranya dengan Inggris di babak semifinal Piala Dunia 2026 murni sebatas pertandingan sepak bola antara dua kubu yang sedang memperebutkan tiket ke partai puncak.

Scaloni menepis anggapan bahwa bentrokan Inggris-Argentina dipenuhi rivalitas di luar lapangan, termasuk dalam konteks ketegangan politik.

"Ini pertandingan sepak bola. Kami akan memainkan pertandingan sepak bola melawan tim nasional hebat yang memiliki pelatih hebat yang sangat saya hargai dan kagumi," kata Scaloni yang dikutip dari The Guardian pada Senin (13/7/2026).

Argentina dijadwalkan bersua Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Albiceleste menembus babak empat besar setelah mendepak Swiss lewat kemenangan 3-1 melalui babak perpanjangan waktu, sementara Inggris menyegel tempat di semifinal setelah menumbangkan Norwegia 2-1.

Bentrokan Argentina dan Inggris selalu menjadi pusat perhatian lantaran sarat sejarah di panggung Piala Dunia. 

Tiga Singa pernah menundukkan Argentina pada perempat final Piala Dunia 1966, sebelum akhirnya Albiceleste membalas di perempat final Piala Dunia 1986 melalui laga ikonik yang dikenang lewat gol "Tangan Tuhan" Diego Maradona.

Kedua tim kembali bersua di babak 16 besar Piala Dunia 1998, saat Argentina keluar sebagai pemenang lewat drama adu penalti. 

Empat tahun berselang, Inggris membalas lewat keunggulan 1-0 di fase grup Piala Dunia 2002 berkat gol David Beckham, sebuah hasil yang ikut menjegal langkah Argentina.

Di luar ranah lapangan hijau, hubungan kedua negara juga kerap dihubungkan dengan konflik Kepulauan Falkland atau Malvinas yang terjadi pada 1982. 

Isu tersebut kembali mengemuka selama gelaran Piala Dunia 2026 setelah beberapa suporter serta pemain Argentina menyanyikan lagu yang menyebut Malvinas, Diego Maradona, dan Lionel Messi.

Penyerang Argentina Jose Manuel Lopez tidak menampik bahwa laga kontra Inggris memiliki nilai historis yang amat besar. Kendati demikian, ia memastikan semua penggawa tim akan tetap bersikap profesional ketika bertanding di lapangan.

"Jelas, di luar empat garis lapangan, ini adalah pertandingan yang memiliki banyak sejarah, banyak rasa sakit, dan banyak hal di baliknya," katanya.

"Namun, kami profesional. Kami akan memainkannya seperti yang kami mainkan di setiap pertandingan, hingga detik terakhir, seperti yang kami tunjukkan malam ini, memberikan segalanya," ujar Lopez menambahkan.

Argentina datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara bertahan dan berhasil melangkah hingga semifinal melewati rentetan laga yang diwarnai kontroversi, mulai dari fase grup hingga saat bersua Mesir di 16 besar maupun Swiss di perempat final.

Terkini