10 Unitlink Pasar Uang dengan Return Tertinggi per Juni 2026

Rabu, 08 Juli 2026 | 01:17:32 WIB
Ilustrasi - Unitlink Pasar Uang. (Foto: NET)

JAKARTA - Performa rata-rata imbal hasil atau yield dari unitlink berbasis pasar uang berhasil menjadi yang paling unggul dibandingkan jenis instrumen lainnya. Mengacu pada data Infovesta secara year to date (ytd), rata-rata return untuk unitlink berbasis pasar uang berada di angka 1,58% hingga Juni 2026.

Apabila dibedah lebih mendalam lewat data Infovesta, tercatat ada 10 produk unitlink pasar uang yang sukses menorehkan return paling tinggi per Juni 2026.

Urutan pertama ditempati oleh produk DPLK DKPK GRO Dana US Dollar kelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife (Manulife Indonesia). Produk tersebut mampu mencetak imbal hasil mencapai 8,04% per Juni 2026. 

Mengekor di posisi kedua, terdapat produk GSP Dana Pasar Uang US Dollar besutan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia yang memberikan return sebesar 7,86% per Juni 2026.

Pada urutan ketiga diisi oleh produk DPLK PPIP GRO Dana US Dollar yang berada di bawah kelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife (Manulife Indonesia) dengan return sebesar 7,68% per Juni 2026. 

Selanjutnya, peringkat keempat diraih oleh produk unitlink pasar uang Carlink Pro Safe kepunyaan PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life Insurance) yang mencatatkan imbal hasil di angka 2,69% per Juni 2026.

Masuk ke peringkat kelima, ada produk besutan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife (Manulife Indonesia), yaitu DPLK PPIP GRO Dana Pasar Uang dengan imbal hasil sebesar 2,51% per Juni 2026. 

Sementara untuk posisi keenam diisi oleh produk DPLK DKPK GRO Dana Pasar Uang yang juga dikelola Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife (Manulife Indonesia), dengan perolehan imbal hasil 2,48% per Juni 2026.

Untuk urutan ketujuh, ditempati oleh produk unitlink pasar uang DPLK PPIP GRO Dana Syariah kelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife (Manulife Indonesia) yang mencetak imbal hasil sebesar 2,44% per Juni 2026. 

Kemudian pada posisi kedelapan diisi oleh produk unitlink pasar uang DPLK DKPK GRO Dana Syariah besutan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife Indonesia dengan perolehan imbal hasil mencapai 2,33% per Juni 2026.

Peringkat kesembilan ditempati oleh produk Carlisya Pro Safe milik PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life Insurance) yang membukukan return sebesar 2,32% per Juni 2026. 

Terakhir, produk dari PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia bernama Generali Money Market Employee berada di posisi kesepuluh dengan torehan return sebesar 2,25% per Juni 2026.

Menanggapi capaian positif pada unitlink berbasis pasar uang ini, Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menjelaskan bahwa situasi tersebut tidak lepas dari momentum kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate. 

Wawan Hendrayana memaparkan bahwa lonjakan BI Rate justru membawa berkah tersendiri bagi instrumen unitlink pasar uang. Sebagai informasi, BI Rate saat ini merangkak naik ke level 5,75%.

"Pasar uang justru diuntungkan oleh kenaikan suku bunga," ujarnya, Selasa (7/7).

Wawan Hendrayana turut memproyeksikan bahwa unitlink pasar uang berpotensi besar untuk terus mempertahankan kinerja positif mereka ke depan dibanding jenis unitlink lainnya.

Jika melihat data Infovesta lebih lanjut, performa unitlink yang berbasis saham justru mengalami penurunan paling dalam dengan rata-rata return yang merosot hingga 13,39% per Juni 2026. 

Pada saat yang sama, unitlink campuran juga mencatatkan penurunan rata-rata imbal hasil sebesar 8,93% per Juni 2026, yang kemudian diikuti oleh unitlink berbasis pendapatan tetap dengan rata-rata penurunan return sebesar 1,64% per Juni 2026.

Terkini