Pabrik Munisi Baru Pindad di Kalsel Perkuat TNI

Senin, 06 Juli 2026 | 22:05:01 WIB
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. (Foto: NET)

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyokong penuh pendirian pabrik munisi milik PT. Pindad yang berlokasi di Batulicin, Kalimantan Selatan guna mencukupi keperluan pasokan munisi bagi prajurit TNI di wilayah tersebut.

Wujud dukungan tersebut ditunjukkan saat Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin datang langsung dalam agenda ground breaking peletakan batu pertama pabrik munisi di Kalimantan Selatan pada Sabtu (4/7).

"Pembangunan pabrik munisi di Batulicin merupakan bagian dari program pengembangan industri pertahanan oleh PT Pindad yang sejalan dengan kebijakan Kemenhan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan munisi bagi TNI," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Rico memaparkan bahwa pendirian sarana produksi ini menjadi salah satu keputusan strategis Kemenhan lantaran bakal memperkokoh bermacam aspek pada sektor pertahanan.

Satu di antaranya, menurut Rico, kehadiran pabrik munisi tersebut menjadikan Indonesia tidak perlu lagi bersandar pada negara-negara asing.

Situasi tersebut bakal menjadikan PT. Pindad selaku industri pertahanan domestik kian berdaulat karena memegang peran sebagai ujung tombak manufaktur amunisi TNI.

Bukan hanya itu, jalur pengantaran munisi dapat berjalan lebih kilat dan akurat sehingga keperluan tiap-tiap satuan TNI dapat tercukupi secara optimal.

Di samping itu, Rico menyebutkan terdapat sejumlah aspek lain yang melatarbelakangi dipilihnya Kalimantan Selatan sebagai lokasi pendirian pabrik munisi PT. Pindad.

"Pemilihan Batulicin tentu melalui berbagai pertimbangan teknis dan strategis, antara lain ketersediaan lahan, akses wilayah, potensi dukungan infrastruktur, serta posisi Kalimantan Selatan yang strategis dalam mendukung distribusi dan penguatan industri pertahanan nasional," jelas dia.

Lewat pendirian pabrik tersebut, Rico optimistis industri pertahanan dalam negeri bakal kian tangguh dan sanggup menopang kokohnya kedaulatan pertahanan Indonesia.

Terkini