Pramono Anung Sebut JKF 2026 Ruang Kolaborasi Menuju Kota Global

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:56:32 WIB
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan. (Foto: NET)

JAKARTA - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan mengungkapkan bahwa gelaran Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 menjadi bukti nyata adanya sinergi antarsektor dalam memperkokoh perekonomian Jakarta, terutama pada sektor ekonomi kreatif.

“Jakarta Kreatif Festival bukan sekadar festival, tetapi sebuah gerakan bersama untuk menggerakkan sektor riil di wilayah DKI Jakarta,” kata Iwan di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat 67 lembaga serta instansi yang bersinergi dalam acara puncak JKF 2026. Kegiatan ini diselenggarakan guna membuka lebar akses pasar, permodalan, hingga pemasaran bagi para pelaku UMKM serta usaha ekonomi kreatif di area DKI Jakarta.

“Melalui berbagai aktivasi kegiatan dan layanan, termasuk business matching, QRIS Jelajah Indonesia, dan edukasi kebanksentralan, transaksi selama penyelenggaraan JKF 2026 ditargetkan mencapai Rp40 miliar,” ujar Iwan.

Berlokasi di Istora Senayan, Jakarta, JKF 2026 dilangsungkan pada tanggal 4 sampai 5 Juli dengan tema “A Creative Movement for A Sustainable Global City". 

Acara ini dimeriahkan oleh 377 tenant, yang meliputi 290 tenant UMKM di bidang kuliner, fesyen, serta kriya, ditambah 87 tenant untuk komunitas, edukasi, dan layanan yang merepresentasikan inovasi sekaligus kreativitas Jakarta.

Iwan berpendapat bahwa JKF 2026 berfungsi sebagai wadah sinergi strategis yang menghubungkan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, sektor perbankan, pegiat UMKM, warga, hingga media massa guna memajukan ekonomi kreatif sebagai motor penggerak baru pertumbuhan ekonomi.

Ia pun menambahkan bahwa JKF 2026 disajikan secara lebih inklusif sebagai wujud aksi kolaboratif dari bermacam program yang menyatukan pemantapan ekonomi kreatif, pemuatan kapasitas UMKM, jangkauan digitalisasi sistem pembayaran, ekonomi syariah, kelestarian lingkungan hidup, hingga ketahanan pangan.

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa Jakarta yang kini menginjak usia 499 tahun tetap melaju lewat gagasan, terobosan, serta keterpaduan dari seluruh lapisan masyarakat.

Ia menilai sektor ekonomi kreatif bertindak sebagai motor penggerak baru pertumbuhan ekonomi atau new engine of growth untuk Jakarta.

Oleh karena itu, Pramono memberikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta yang secara konsisten terus melaksanakan JKF.

Ia juga menyatakan bahwa Jakarta Kreatif Festival menjadi wadah kolaborasi konkret antara seluruh pemangku kepentingan bersama sektor usaha, terutama para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

“Kolaborasi ini semakin memperkuat langkah Jakarta untuk menuju kota global yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan,” tutur Pramono.

Halaman :

Terkini