Hashim Ingatkan Kemensos Awasi Potensi Penyimpangan

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:29:01 WIB
Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo. (Foto: NET)

JAKARTA - Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo mengharapkan Kementerian Sosial memberikan perhatian serius terhadap potensi munculnya penyelewengan dalam menjalankan program-program prioritas pemerintah.

Pesan tersebut diutarakan Hashim kepada Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono sewaktu memberikan pidato di acara Pelantikan dan Pengukuhan DPP, DPD, dan DPC Srikandi Jaga Desa di Jakarta, Jumat malam.

"Yang kami harus hati-hati, Pak Wamen, penyimpangan-penyimpangan. Saya sudah dengar, sudah banyak dapat laporan, sudah ada indikasi penyimpangan, Pak Wamen, maka saya titip, ya, Pak Wamen. Pengawasan harus sangat ketat," ucapnya.

Hashim menyatakan telah menerima sejumlah laporan terkait indikasi penyelewengan dalam penerapan program Makan Bergizi Gratis serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Meski demikian, ia tidak menjelaskan secara mendetail mengenai dugaan penyelewengan tersebut.

Berdasarkan penuturan Hashim, kedua program andalan pemerintahan Presiden Prabowo tersebut mempunyai maksud yang sangat mulia. MBG dirancang guna menjamin anak-anak memperoleh nutrisi yang layak, sedangkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ditujukan untuk membangun kemandirian masyarakat di desa.

Oleh karena itu, Hashim mewanti-wanti agar realisasi berbagai program tersebut dikawal dengan kontrol yang ketat.

"Jangan sampai tujuan mulia, jangan sampai program yang bagus sekali itu dirusak dengan setan-setan dan hamba iblis di seluruh Indonesia. Di mana ada tujuan mulia, program bagus, iblis datang, setan-setan datang," katanya.

Bukan hanya MBG dan koperasi desa, Hashim turut mengimbau Kemensos untuk memantau jalannya program Sekolah Rakyat.

"Saya dengar, Pak Wamen, ada juga yang mulai menggoyang dan mulai menggoda pengurus-pengurus dari Sekolah Rakyat ini," ucapnya.

Ia memberikan peringatan bahwa program itu diusung demi membenahi masa depan anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Terkini