Premi Tunggal Dominasi Pendapatan Great Eastern Life Mei 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:29:31 WIB
PT Great Eastern Life Indonesia. (Foto: NET)

JAKARTA - PT Great Eastern Life Indonesia melaporkan bahwa perolehan premi tunggal menjadi penyumbang terbesar bagi total pendapatan premi perusahaan hingga Mei 2026.

Marketing Director Great Eastern Life Indonesia, Roy Hendrata, mengungkapkan bahwa dominasi premi tunggal ini selaras dengan profil mayoritas portofolio nasabah perusahaan.

"Nasabah cenderung memilih skema pembayaran premi di awal untuk kemudahan dalam perencanaan perlindungan finansial jangka panjang," ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Mengutip laporan keuangan resmi perusahaan, Great Eastern Life Indonesia berhasil mengumpulkan total pendapatan premi mencapai Rp 1,63 triliun per Mei 2026. Angka tersebut memperlihatkan pertumbuhan sebesar 36,6% dari capaian periode yang sama pada tahun lalu.

Di sisi lain, Roy menyampaikan bahwa produk premi reguler juga tetap menyumbang pendapatan premi perusahaan. Segmen ini umumnya diminati oleh kelompok nasabah yang berniat menyusun perlindungan finansial mereka secara bertahap sekaligus berkelanjutan.

Secara umum, ia menyebutkan bahwa capaian dari kedua segmen nasabah tersebut turut dipengaruhi oleh situasi ekonomi, daya beli masyarakat, dinamika pasar keuangan, serta preferensi nasabah dalam merancang proteksi keuangan.

Untuk prospek ke depan, Roy merasa optimistis bahwa kedua jenis metode pembayaran premi ini akan terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap proteksi dan perencanaan keuangan. Langkah ini didasari oleh karakteristik berbeda yang dimiliki oleh premi tunggal dan premi reguler.

Roy memaparkan bahwa premi tunggal lebih ideal untuk nasabah dengan kesiapan dana besar guna memperoleh proteksi instan sekali bayar, sementara premi reguler menawarkan keleluasaan bagi nasabah yang ingin mencicil perlindungannya secara bertahap.

Pihaknya berkomitmen untuk terus menyediakan inovasi proteksi dan layanan yang adaptif bagi tiap-tiap segmen pasar tersebut.

"Dengan demikian, keduanya dapat bertumbuh secara sehat dan berkelanjutan, didukung oleh edukasi, transparansi, serta kualitas layanan kepada nasabah. Keduanya juga akan tetap menjadi bagian penting dalam portofolio Great Eastern Life Indonesia," ucap Roy.

Sebagai informasi tambahan, data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan total pendapatan premi asuransi jiwa dari jalur premi tunggal naik 7,4% secara Year on Year (YoY) menjadi Rp 19,10 triliun pada kuartal I-2026. 

Pertumbuhan pada segmen premi tunggal ini ditopang oleh kenaikan premi dari produk unitlink serta kontribusi dari sektor asuransi kumpulan.

Terkini