Hashim Djojohadikusumo Resmi Jadi Komisaris Utama WIFI

Rabu, 01 Juli 2026 | 05:01:31 WIB
Adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo. (Foto: NET)

JAKARTA - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) secara resmi mengangkat adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo, untuk menduduki posisi Komisaris Utama perseroan. 

Ketetapan ini diambil dan disahkan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Posisi tersebut sebelumnya ditempati oleh Hermansjah yang kini digantikan oleh Hashim. 

Selain itu, para pemegang saham turut menyepakati pengangkatan Fadel Muhammad sebagai Komisaris serta Doni Soetadi selaku Komisaris Independen. 

Mengenai jajaran Direksi WIFI, RUPS menetapkan Hendrik Tee untuk mengisi jabatan Direktur Utama. Dalam menjalankan tugasnya, ia bakal dibantu oleh Shannedy Ong, Andrew, Yune Marketatmo, Mohammad Mustaghfirin, dan Henny Santoso yang masing-masing memegang posisi sebagai Direktur perseroan.

Sepanjang tahun 2025, WIFI telah mengeksekusi beragam langkah strategis yang diposisikan sebagai fondasi dasar bagi pertumbuhan jangka panjang perusahaan. 

Salah satu langkah yang diambil adalah memperkuat struktur permodalan perusahaan lewat aksi korporasi Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). Upaya ini dipandang dapat menaikkan fleksibilitas keuangan, memperkokoh daya saing, sekaligus mengakselerasi ekspansi bisnis perseroan. 

Dari aspek performa keuangan, perseroan berhasil mencatatkan peningkatan kinerja yang sangat melesat. Pendapatan konsolidasian melonjak hingga 147 persen menjadi Rp 1,66 triliun, dari yang sebelumnya hanya sebesar Rp 671,85 miliar pada tahun lalu. 

Di sisi lain, EBITDA yang diraih menyentuh angka sekitar Rp 1,15 triliun dengan perolehan margin EBITDA sebesar 69 persen.

Pihak perseroan memandang bahwa torehan positif ini merefleksikan adanya leverage operasional yang maksimal serta tingkat efisiensi yang tinggi dalam hal pemanfaatan jaringan. 

Performa tersebut utamanya disokong oleh sumbangsih dari sektor infrastruktur telekomunikasi. Pada bagian operasional, perseroan terus meluaskan jangkauan jaringannya dengan menorehkan angka 2,5 juta home pass dan 1,5 juta home connect. 

WIFI pun berhasil mempertahankan tingkat take-up rate di angka 60 persen, yang diklaim sebagai salah satu raihan paling tinggi dalam industri tersebut. Pihak perseroan menilai pencapaian ini menggambarkan besarnya permintaan pasar serta efektivitas dari strategi komersial yang mereka terapkan.

Tren pergerakan positif ini terpantau terus berlanjut sampai dengan periode yang berakhir pada 31 Maret 2026. Sepanjang kuartal tersebut, perseroan kembali membukukan penambahan sekitar 200.000 home pass dan 200.000 home connect. 

Perseroan merasa optimis dapat terus memelihara tren pertumbuhan ini demi menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. 

WIFI meyakini bahwa pertumbuhan bisnis yang sehat wajib berjalan beriringan dengan pengaplikasian Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) serta pengelolaan variabel lingkungan dan sosial yang penuh tanggung jawab.

Pihak perseroan menegaskan komitmen mereka untuk selalu memegang teguh prinsip-prinsip GCG yang mencakup aspek transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, serta kewajaran dalam tiap roda aktivitas bisnis. 

Penerapan nilai-nilai ini dinilai sebagai tiang utama demi menjaga kepercayaan para investor sekaligus menyokong keberlangsungan roda usaha dalam jangka panjang. 

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada Perseroan. Dukungan tersebut menjadi landasan penting bagi keberhasilan Perseroan dalam membukukan pertumbuhan kinerja yang positif sepanjang tahun 2025, sekaligus memperkuat posisi strategis kami untuk menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Direktur Utama WIFI, Yune Marketatmo, melalui keterangan pers, Selasa (30/6/2026).

Sebagai informasi tambahan, Solusi Sinergi Digital merupakan korporasi penyedia infrastruktur serta konektivitas digital di wilayah Indonesia. 

Perseroan menitikberatkan fokusnya pada pembangunan jaringan kabel serat optik berskala nasional serta penyediaan solusi fixed broadband dengan harga terjangkau guna menyokong percepatan transformasi digital, baik pada area perkotaan maupun wilayah pedesaan. 

Lewat anak perusahaan yang dimilikinya, perseroan menyediakan segmen layanan Fiber-to-the-Home (FTTH) dan Fixed Wireless Access (FWA) untuk menyajikan akses internet bermutu bagi masyarakat luas di berbagai penjuru wilayah Indonesia.

Terkini