Mentan Amran Raih Penghargaan PWRI atas Capaian Swasembada Pangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 21:38:01 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto: NET)

JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperoleh Penghargaan Wredatama Nugraha Utama sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya dalam mengakselerasi swasembada pangan nasional lewat serangkaian kebijakan strategis yang memperkokoh sektor pertanian domestik.

Penghargaan tersebut dianugerahkan oleh Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) sektor senior. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas kepemimpinan Menteri Pertanian dalam memacu peningkatan produksi pangan, memperkuat cadangan beras nasional, serta melahirkan regulasi yang berpihak kepada nasib para petani.

"Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Menteri Pertanian beserta seluruh jajaran yang mampu mempercepat terwujudnya swasembada pangan," kata Wakil Ketua Umum Pengurus Besar PB PWRI Mulia P. Nasution dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Prosesi penyerahan penghargaan ini dilangsungkan dalam agenda Silaturahmi dan Pemberian Penghargaan PWRI kepada Menteri Pertanian RI bertempat di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta. 

Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Kementerian Pertanian, para purnabakti Kementerian Pertanian, serta deretan tokoh senior yang telah berjasa besar dalam pembangunan sektor pertanian di tanah air.

Mulia menjelaskan bahwa apresiasi ini diberikan karena Kementerian Pertanian di bawah arahan Menteri Pertanian Amran mampu mempercepat pencapaian target swasembada pangan, melampaui target awal yang direncanakan selama empat tahun. 

Langkah kebijakan yang diambil Kementerian Pertanian terbukti memberikan efek nyata bagi pertanian nasional, seperti peningkatan hasil panen, kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) menjadi Rp6.500 per kilogram, penurunan harga pupuk bersubsidi, pencatatan rekor stok cadangan beras pemerintah yang menembus angka di atas 5 juta ton, hingga perbaikan kesejahteraan petani.

"Berbagai kebijakan yang diambil juga terbukti berpihak kepada petani dan memberikan hasil nyata bagi sektor pertanian Indonesia," ujarnya.

Merespons hal tersebut, Amran mengungkapkan rasa syukur yang mendalam serta penghormatan tinggi atas penghargaan yang diserahkan oleh para tokoh senior pertanian. Bagi Amran, penghargaan ini bernilai sangat istimewa lantaran diberikan oleh sosok-sosok yang telah membangun fondasi utama pembangunan pertanian di Indonesia.

"Kami hanya melanjutkan, menyempurnakan, dan mempercepat apa yang telah dirintis oleh para senior," ujar Amran.

Menteri Pertanian menegaskan bahwa segala pencapaian yang diraih sektor pertanian saat ini merupakan buah dari kerja keras lintas generasi. Keberhasilan meningkatkan produksi pangan, memperkokoh cadangan beras, serta meningkatkan reputasi global terhadap sektor pertanian Indonesia tidak lepas dari landasan yang ditanamkan oleh para pendahulu.

"Banyak negara kini datang ke Indonesia untuk belajar tentang transformasi pertanian kami. Semua itu bukan karena saya semata, tetapi karena fondasi yang telah dibangun para senior. Kami hanya melanjutkan perjuangan tersebut," ujar Amran.

Menteri Pertanian menambahkan bahwa prestasi pertanian tanah air juga diakui secara internasional. Merujuk pada proyeksi Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (Food and Agriculture Organization/FAO), total produksi pangan Indonesia pada tahun 2026 diprediksi mampu menyentuh angka sekitar 38 juta ton.

Pihak pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat ragam program strategis, mulai dari peningkatan produksi, pendirian gudang logistik modern, optimalisasi pemanfaatan lahan, hilirisasi komoditas pertanian, hingga penguatan tingkat kesejahteraan petani demi mewujudkan Indonesia yang mandiri pangan secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Menteri Pertanian kembali menggarisbawahi bahwa kesuksesan di sektor pertanian adalah buah dari kerja kolektif dari seluruh elemen pertanian lintas generasi. 

Oleh sebab itu, Amran mengajak seluruh jajaran di Kementerian Pertanian untuk senantiasa merawat semangat kolaborasi sekaligus menaruh hormat kepada para senior yang telah mendedikasikan hidup demi kemajuan pertanian Indonesia.

Menteri Pertanian pun menegaskan komitmen penuh untuk terus memelihara hubungan silaturahmi yang erat dengan keluarga besar purnabakti Kementerian Pertanian. 

Pengalaman, dedikasi, serta petuah dari para senior dinilai sebagai modal krusial untuk menjaga keberlanjutan pembangunan pertanian demi mengantarkan Indonesia menjadi negara yang berdaulat pangan sekaligus lumbung pangan dunia.

Terkini