Hubungan RI-Rusia Ke-76, Airlangga Dorong Kemitraan Ekonomi

Selasa, 30 Juni 2026 | 22:12:31 WIB
Menko Airlangga: Penguatan Kerja Sama RI-Rusia Jadi Prioritas [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan bahwa peningkatan hubungan bilateral bertransformasi menjadi salah satu prioritas pihak eksekutif dalam melebarkan sayap kemitraan taktis, termasuk dengan Rusia.

"Penguatan kerja sama bilateral menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperluas kemitraan strategis yang saling menguntungkan dengan berbagai negara, termasuk dengan Rusia yang telah menjadi satu mitra strategis Indonesia selama 76 tahun hubungan diplomatik," katanya.

Pernyataan itu diutarakan oleh Airlangga dalam pidatonya pada perayaan Hari Nasional Rusia yang diselenggarakan di Jakarta pada Senin (29/6/2026) malam.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia bersama Rusia mendirikan kemitraan yang kokoh serta menyeluruh di bermacam lini, meliputi komunikasi politik, kolaborasi ekonomi, sektor dagang dan investasi, energi, pertahanan, pendidikan, sains dan teknologi, sampai ke bidang kebudayaan.

Berdasarkan penilaiannya, relasi finansial kedua negara konsisten memperlihatkan tren kemajuan yang konstruktif, lewat capaian nilai perdagangan bilateral pada tahun 2025 yang menyentuh angka 5 miliar dolar AS (berkisar Rp89,4 triliun).

Bukan hanya itu, volume kedatangan pelancong asal Rusia ke Indonesia terus mendapati lonjakan, yang mana turut disokong oleh pengoperasian jalur penerbangan langsung untuk rute Moskow–Denpasar pada saat ini.

"Selama lebih dari tujuh dekade, kemitraan kami terus berkembang berdasarkan rasa saling menghormati dan kepentingan bersama. Fondasi kokoh yang telah dibangun oleh para pendahulu kami terus dipertahankan lintas generasi kepemimpinan dan hingga kini tetap menjadi landasan yang mengawal kerja sama kami," katanya.

Airlangga mengimbuhkan bahwa langkah penyolidan relasi bilateral dengan Rusia sebelumnya juga sudah dijalankan pemerintah lewat agenda kunjungan kerja ke Kazan pada bulan Mei lalu.

"Kedua negara meyakini bahwa kerja sama kelembagaan yang kuat, didukung keterlibatan aktif antara pemerintah dan dunia usaha akan terus menjadi landasan bagi kemitraan ekonomi Indonesia dan Rusia," katanya.

Agenda Hari Nasional Rusia, yang diperingati saban 12 Juni tersebut, terpantau turut dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Ketua DPD Sultan B.

 Najamudin, serta jajaran duta besar negara sahabat di Jakarta, di antaranya perwakilan Arab Saudi, Iran, dan Turki.

Terkini