Harga Telur dan Ayam Turun, Pemerintah Jajaki Pasar Singapura

Selasa, 30 Juni 2026 | 20:14:31 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. (Foto: NET)

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengonformasikan bahwa jumlah produksi telur serta daging ayam saat ini mengalami surplus. Kondisi kelebihan pasokan tersebut memicu penurunan harga, sehingga pemerintah mengambil langkah untuk menjajaki peluang ekspor ke Singapura.

"Memang telur sama daging itu lagi surplus. Jadi kelebihan pasokan," kata Budi di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Melihat kondisi produksi telur dan daging ayam yang melimpah, ia menjelaskan bahwa pemerintah berusaha membuka jalur ekspor komoditas tersebut ke Singapura. 

Namun, Budi menyebutkan bahwa sampai sekarang pihaknya masih terus berupaya mencari pembeli potensial. Jika pembeli sudah ditemukan, mereka akan segera dipertemukan dengan para produsen asal Indonesia.

"Memang belum dapat pembeli, tapi sudah kita jajaki supaya bisa diserap di negara lain. Jadi ada kesempatan ekspor," ujarnya.

Budi memaparkan bahwa kemerosotan harga tidak cuma melanda komoditas telur dan ayam, melainkan juga terjadi pada beberapa bahan pangan pokok lainnya. Ia mengimbuhkan bahwa harga telur dan ayam di pasar saat ini sudah berada di bawah harga eceran tertinggi (HET). 

Harga komoditas telur di pasaran kini menyentuh Rp26 ribu per kilogram dari ketentuan HET yang sebesar Rp30 ribu.

Selaras dengan hal itu, harga daging ayam juga merosot dari acuan HET Rp40 ribu per kilogram menjadi Rp36 ribu per kilogram.

"Jadi, kalau teman-teman lihat di (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok) SP2KP, ya memang beberapa harga itu turun. Kemarin saya ke Banyumas, itu ada beberapa komoditas yang turun," ucapnya.

Budi menambahkan, selain dipicu oleh surplus produksi, kebijakan pemerintah yang meliburkan program makan bergizi gratis (MBG) turut andil membuat daya serap terhadap komoditas-komoditas tersebut menjadi berkurang.

"Memang salah satu faktornya MBG yang diliburkan. Jadi penyerapan menjadi berkurang," katanya.

Terkini