JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menjalin kemitraan yang lebih erat dengan Al Jam'iyatul Washliyah melalui jajaran program unggulan mereka.
Langkah ini diambil untuk memperlebar jangkauan kemaslahatan, menaikkan taraf hidup masyarakat, sekaligus menyokong akselerasi penanggulangan kemiskinan di tanah air.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid lewat pernyataan resminya di Jakarta, Selasa, menggarisbawahi krusialnya menciptakan kerja sama yang profesional bersama segenap elemen umat, tak terkecuali organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam serta aliansi keagamaan yang strategis.
Menurut Sodik, kerja sama semacam ini sangat dibutuhkan agar penyaluran dana zakat bisa menghadirkan efek positif yang kian masif bagi warga.
"Terkait struktur penyaluran dana zakat di Baznas mengacu langsung pada delapan asnaf (golongan penerima zakat)," katanya.
Sodik memaparkan bahwa posisi Baznas bukan sekadar wadah untuk membagikan santunan (charity), melainkan ikut andil sebagai motor penggerak strategis demi mendirikan ekosistem ekonomi Islam yang berkembang secara merata dan kontinu.
"Pengembangan sekolah, rumah sakit, dan pesantren tetap kami teruskan, namun penguatan lembaga-lembaga ekonomi umat di lingkungan ormas juga wajib kami tingkatkan," ujar Sodik.
Demi mengimplementasikan target itu, ia menambahkan bahwa Baznas membuka lebar kans kerja sama lewat sederet program utama yang tengah bergulir. Sodik melihat adanya keselarasan visi antara program-program andalan Baznas dan aksi pemulihan yang selama ini digerakkan oleh Al Jam'iyatul Washliyah.
Di sisi lain, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad membeberkan beberapa program yang potensial untuk dikerjasamakan, di antaranya Program Jaminan Sosial Baznas, Air Bersih Baznas, Beasiswa Cendekia Baznas, hingga skema penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Kami memandang program-program tersebut sangat relevan dijalankan bersama Al Jam'iyatul Washliyah sebagai salah satu ormas Islam yang memiliki sejarah panjang dan jaringan yang luas di Indonesia," ucap Idy Muzayyad.
Ketua Al Jam'iyatul Washliyah Deding Ishak mengutarakan pujiannya terhadap sepak terjang Baznas dalam menghimpun dan mengelola dana masyarakat. Ia pun menegaskan komitmen penuh Al Jam'iyatul Washliyah untuk mendampingi dan berkolaborasi demi menciptakan kemakmuran bersama.
Deding mengimbuhkan bahwa seluruh agenda yang diusung Baznas tidak cuma selaras dengan prinsip-prinsip Islam, melainkan ikut menyokong target pembangunan negara.
"Apa yang dijalankan oleh Baznas sangat senapas dengan ajaran agama, sekaligus selaras dengan visi Presiden kami. Kami merasa bangga, insyaallah kami mendukung penuh dan siap bersinergi," tutur Deding Ishak.