5 Tips Penting Pasang Eyelash Extension untuk Pemula

Minggu, 28 Juni 2026 | 21:34:01 WIB
eyelash extension. [Foto: NET]

JAKARTA - Mengambil keputusan untuk menjajal eyelash extension bagi para pemula menghadirkan kesulitan tersendiri. Di tengah bertebarnya opsi model dan maraknya penyedia jasa kecantikan, para konsumen baru memerlukan panduan yang pas demi memperoleh hasil riasan yang proporsional sekaligus aman bagi kelopak mata. Lalu, hal apa saja yang mesti diperhatikan sebelum mengunjungi gerai kecantikan untuk menjajal eyelash extension?

Tips Mencoba Eyelash Extension untuk Pemula

1. Pahami Kondisi Bulu Mata Asli Para calon pengguna pada umumnya mendambakan hasil eyelash extension yang tampak menonjol secara visual tanpa terkesan berlebihan. 

Pendiri Ruhee by EVER, Yuliana Nyoto, menjelaskan bahwa tahapan paling krusial sebelum memasang riasan mata tersebut yaitu memahami seberapa tebal volume helaian alami yang dimiliki.

"Kalau bulu matanya sangat tipis atau ada bagian yang pitak, otomatis (bagian) itu tidak bisa dipasangkan eyelash extension," ucap dia saat ditemui di Ruhee by EVER Pakubuwono, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026).

Pihak terapis tidak akan memaksakan proses pemasangan jika kondisi dasar helaian asli tidak memungkinkan untuk menahan beban dari helaian buatan.

2. Sesuaikan dengan Gaya Hidup Selain dari aspek biologis, kebiasaan sehari-hari pun memegang andil besar dalam menentukan tipe dan panjang eyelash extension, khususnya bagi konsumen yang memerlukan alat bantu penglihatan.

"Kalau misalnya kami menggunakan kacamata, bisa disesuaikan panjang pendeknya supaya eyelash-nya itu tidak nabrak ke kacamata," ucap Yuliana.

3. Selaraskan dengan Bentuk Mata Kesesuaian sebuah tipe eyelash extension ternyata amat bertumpu pada bentuk mata dari tiap-tiap orang. Ada beraneka variasi bentuk mata, mulai dari almond eyes, round eyes, posisi ujung mata yang mengarah ke atas atau ke bawah, protruding, sampai bentuk hooded.

"Bentuk mata yang beda-beda seperti ini sebenarnya mempunyai kecocokan masing-masing terhadap mapping atau desain bulu mata," terang Yuliana.

Gaya yang tampak menawan pada satu individu belum tentu memunculkan efek visual yang sama pada individu lainnya. Oleh sebab itu, industri kecantikan menyediakan beraneka ragam pilihan model, mencakup ukuran, ketebalan, tipe, panjang pendek, hingga tingkat kelentikan helaiannya.

"Sama seperti makeup kan juga enggak bisa ditemplokin satu template ke semua orang. Nah, bentuk bulu mata itu juga demikian," sambung dia.

4. Pastikan Terapis Telah Terlatih Di samping tahap penentuan model, Anda pun mesti lebih cermat ketika menentukan tempat treatment agar terhindar dari bahaya iritasi. 

Guna mempermudah proses penyeleksian tempat kecantikan, Anda sangat dianjurkan untuk memakai rumus observasi yang dinamakan 1P dan 3K.

Rumus pertama, yaitu 1P, bertumpu penuh pada "Pelatihan" yang sudah ditempuh oleh para terapis. Penyedia jasa yang tepercaya akan menjamin seluruh terapisnya telah dilatih secara profesional, bukan sekadar belajar autodidak tanpa adanya pengawasan ahli.

"Pelatihan dari terapisnya harus memadai. Enggak bisa kayak seminggu dilatih habis itu langsung dilepas," tutur Yuliana.

5. Perhatikan Faktor Keamanan Layanan Kecantikan Usai memastikan kecakapan dari terapis, tahapan berikutnya yaitu mengaplikasikan prinsip 3K, yakni "Kualitas, Kebersihan, dan Konsultasi".

Terkini