Tuchel Bawa Inggris Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Panama

Minggu, 28 Juni 2026 | 19:24:31 WIB
Tuchel Bawa Inggris Lolos ke 32 Besar. [Foto: NET]

JAKARTA - Thomas Tuchel memberikan tanggapannya setelah pertandingan antara Panama dan Inggris pada laga pamungkas Grup L Piala Dunia 2026. 

Pertandingan yang digelar di Stadion New York New Jersey pada Minggu (28/6/2026) dini hari WIB tersebut selesai dengan keunggulan 0-2 untuk Inggris.

Tim Tiga Singa berhasil memastikan poin penuh lewat gol Jude Bellingham di menit ke-62 serta Harry Kane lima menit setelahnya. Hasil manis ini mengantarkan Inggris menyegel posisi puncak klasemen Grup L lewat raihan tujuh poin dari hasil dua kali menang dan satu kali imbang.

Sebelum menumbangkan Panama, Inggris telah lebih dulu menundukkan Kroasia lewat skor 4-2, kemudian bermain seri tanpa gol saat bersua Ghana. 

Di sisi lain, Panama terpaksa menyudahi fase grup di posisi juru kunci. Mereka menjadi satu-satunya kontestan di Grup L yang tidak mampu melesakkan satu gol pun sepanjang turnamen.

Thomas Tuchel berpendapat bahwa alotnya pertandingan kontra Panama memang sudah diantisipasi sebelumnya. Inggris bahkan memerlukan waktu hingga 62 menit untuk memecah kebuntuan. 

Walau belum pernah mengecap kemenangan maupun mencetak gol, Panama menyajikan perlawanan sengit lewat pertahanan yang rapat serta beberapa kesempatan yang mengancam.

"Kami melakukan apa yang perlu dilakukan. Pertandingan berjalan sesuai perkiraan saat menghadapi lawan yang tangguh," kata Tuchel dikutip dari FIFA.

Tuchel memberikan pujian terhadap soliditas skuadnya di pertandingan itu, termasuk kontribusi vital Jude Bellingham yang dinobatkan sebagai pemain terbaik laga.

"Kami adalah satu-satunya tim yang mampu menciptakan begitu banyak peluang saat melawan Panama."

"Semua orang menjalankan tugasnya dengan baik, dan Jude berperan besar dalam hal itu," jelasnya.

Thomas Tuchel mengantongi beberapa poin evaluasi dari laga kontra Panama sebagai modal menatap babak 32 besar.

"Masih banyak hal yang bisa dikembangkan, dan ada banyak detail yang harus diperhatikan dengan cermat mengingat pendekatan agresif yang kami terapkan.

"Namun, turnamen ini seolah dimulai kembali sekarang dengan memasuki fase gugur," sambungnya.

Terkini