SMGR Kembali Likuidasi Anak Usaha, Kini Total Empat Ditutup

Jumat, 26 Juni 2026 | 21:13:32 WIB
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). (Foto: NET)

JAKARTA - Korporasi milik negara mulai memangkas kuantitas anak bisnisnya lewat jalur likuidasi entitas usaha. Langkah teranyar ini diterapkan oleh PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Manufaktur semen tersebut memaparkan dalam laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (26/6/2026) bahwa mereka resmi membubarkan serta melikuidasi anak bisnisnya, yaitu PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB). Unit usaha tersebut dikuasai oleh perseroan dengan porsi kepemilikan mencapai 99,99%.

Corporate Secretary Semen Indonesia Vita Mahreyni menerangkan dalam rilis keterbukaan informasi tersebut, ketetapan itu telah memperoleh persetujuan dari para pemilik saham. 

“Perusahaan dan PT Semen Indonesia Beton selaku pemegang saham SIIB (dalam likuidasi), telah mengambil keputusan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) SIIB,” ujar dia.

Di samping menetapkan pembubaran, manajemen juga telah menugaskan likuidator yaitu Deddy Irfandy demi mengeksekusi segala langkah yang dibutuhkan terkait pembubaran dan likuidasi SIIB, selaras dengan pasal-pasal dalam Anggaran Dasar SIIB serta regulasi hukum yang berlaku.

Dahulu, SMGR pun sudah melikuidasi anak bisnis mereka, PT Energi Makmur Agung Sejahtera, yang berada di bawah naungan Semen Padang. Tidak berhenti di situ, SMGR turut menyudahi operasional PT Ciptanugrah Indonesia dan PT Aroma Cipta Anugrahtama yang berstatus cucu usaha SMGR melalui Solusi Bangun Indonesia.

Kondisi ini menandakan bahwa penghentian entitas bisnis SMGR kini sudah menyasar empat unit usaha. Tindakan ini selaras dengan program Danantara sebelumnya yang berniat menyusutkan 1.077 BUMN menjadi tersisa 200 korporasi demi mendongkrak efisiensi.

Terkini