3 Kebiasaan Sepele untuk Mencegah Kolesterol Tinggi

Jumat, 19 Juni 2026 | 05:46:32 WIB
Ilustrasi - Batasi Asupan Lemak dan Lemak Jenuh. (Foto: NET)

JAKARTA – Masalah kolesterol tinggi kerap dikaitkan dengan pola makan kurang sehat. Namun, untuk menjaga kadar kolesterol agar tetap stabil sebenarnya tidak memerlukan langkah rumit. 

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr. Christy Efiyanti, SpPD, mengungkapkan bahwa rutinitas sehari-hari memiliki pengaruh besar terhadap kadar kolesterol seseorang.

Dalam siaran pers IPB University yang diterima Kompas.com, Christy menjelaskan bahwa gaya hidup adalah faktor paling dominan yang memengaruhi tingginya kadar kolesterol. 

Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk lebih fokus membangun kebiasaan hidup sehat daripada mencemaskan faktor lain yang belum terbukti secara ilmiah, seperti golongan darah.

Berikut adalah tiga langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal:

Batasi Asupan Lemak dan Lemak Jenuh Pola makan menjadi kunci utama yang memengaruhi kadar kolesterol dalam darah. Christy menyarankan masyarakat untuk mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak, terutama produk olahan dengan lemak jenuh. 

Mengonsumsi lemak berlebihan secara rutin dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi yang berpotensi membahayakan kesehatan jantung serta pembuluh darah. Bijak dalam memilih asupan harian adalah langkah krusial dalam menjaga kesehatan jangka panjang.

Rutin Berolahraga Aktivitas fisik adalah kebiasaan penting yang tidak boleh dikesampingkan. Kurangnya gerak fisik menjadi salah satu faktor pemicu kenaikan kolesterol. Sebaliknya, olahraga rutin dapat membantu menjaga kolesterol dalam batas normal sekaligus meningkatkan kebugaran tubuh. 

Meski tidak merujuk pada jenis olahraga khusus, yang utama adalah konsistensi untuk tetap aktif dan menghindari kondisi tubuh yang terlalu banyak diam.

Menjaga Berat Badan Ideal Obesitas merupakan salah satu faktor risiko utama peningkatan kolesterol. Oleh karena itu, mempertahankan berat badan ideal menjadi sangat penting. Kondisi berat badan yang terjaga biasanya berkaitan dengan gaya hidup sehat, seperti pengaturan makan yang baik dan aktivitas fisik yang cukup. 

Menjaga berat badan ideal bukan hanya untuk penampilan, tetapi krusial bagi kesehatan metabolisme tubuh secara keseluruhan.

Selain ketiga kebiasaan di atas, Christy menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala. Hal ini dikarenakan kadar kolesterol juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti usia, jenis kelamin, kondisi medis (seperti diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, serta gangguan tiroid), dan faktor genetik seperti familial hypercholesterolemia.

"Rutin melakukan medical check up agar dapat mendeteksi dini bila ada masalah kesehatan dan memperoleh penanganan sejak dini sebelum terlambat dan sulit diobati," ujar dr. Christy. 

Dengan disiplin menerapkan kebiasaan sehat tersebut dan dibarengi pemeriksaan rutin, masyarakat dapat mengambil langkah preventif guna menjaga kesehatan tubuh secara optimal.

Terkini