JAKARTA - Google secara resmi memperkenalkan sistem operasi Android 17 yang menyajikan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) teranyar, beserta penyempurnaan pada aspek keamanan dan kontrol orang tua.
Berdasarkan laporan dari TechCrunch pada Selasa (16/6) waktu setempat, sistem operasi ini saat ini eksklusif tersedia bagi lini ponsel Pixel milik Google. Perluasan ketersediaan untuk merek ponsel lain dijadwalkan akan segera menyusul dalam beberapa bulan ke depan.
Melalui pembaruan ini, Google menyematkan dukungan bagi model AI mutakhir Gemini Omni, model kreasi musik Lyria 3, serta teknologi AudioLM yang mampu meningkatkan kapabilitas penerjemahan suara secara real-time pada perangkat Pixel 10a.
Google mengungkapkan bahwa langkah ini selaras dengan ambisinya untuk menjadikan Android dan perangkat Pixel sebagai etalase utama bagi teknologi AI terkini yang dikembangkan perusahaan.
Salah satu inovasi yang disematkan adalah kompatibilitas Android Quick Share dengan AirDrop milik Apple untuk perangkat Pixel 8a dan Pixel 9a, yang memudahkan pengguna dalam berbagi file lintas ekosistem.
Gemini Omni kini memungkinkan pengguna menyunting video melalui percakapan dalam aplikasi Gemini, sementara Lyria 3 mampu menciptakan musik berbasis instruksi teks atau gambar dari pengguna.
Pada sektor komunikasi, Android 17 menghadirkan fitur perekaman pesan suara otomatis bagi penelepon saat pengguna berhalangan mengangkat panggilan. Selain itu, fitur "Take a Message" juga telah tersedia di lebih banyak negara.
Google juga memberikan pembaruan pada fitur keselamatan di Pixel Watch. Jam tangan pintar tersebut kini mampu mendeteksi kecelakaan kendaraan, pengguna terjatuh, maupun kondisi hilangnya denyut nadi, untuk kemudian menghubungi layanan darurat dan kontak darurat secara otomatis.
Di samping peningkatan AI, Android 17 memperkenalkan elemen antarmuka baru "Bubble Bar". Fitur ini memudahkan akses ke aplikasi yang baru digunakan melalui ikon gelembung di bagian bawah layar, sehingga perpindahan antar aplikasi menjadi jauh lebih efisien.
Bagi kreator media sosial, Android 17 kini mendukung perekaman video menggunakan kamera depan dan layar ponsel secara simultan. Fitur ini dirancang khusus untuk mempermudah pembuatan video reaksi konten yang akan dibagikan ke platform seperti TikTok, YouTube, dan Instagram.
Google pun memperketat fitur keamanan dan kendali orang tua. Pembaruan mencakup fitur "Mark as Lost" pada Find Hub untuk menandai perangkat hilang, sistem deteksi ancaman langsung, serta pengaturan batas waktu penggunaan layar dan penyaringan konten yang kini dapat dikunci melalui PIN tanpa memerlukan koneksi akun Google.
Khusus untuk ponsel lipat, Android 17 menyediakan mode permainan baru dengan tampilan layar terbagi dua dan tombol kontrol virtual yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bermain.
Tidak hanya itu, Google turut meluncurkan Wear OS 7 untuk jam tangan pintar yang mampu menampilkan pemberitahuan langsung dari aplikasi ponsel ke Pixel Watch. Sistem operasi ini juga dirancang untuk mendukung perangkat masa depan, termasuk kacamata pintar berbasis AI dan perangkat audio.
Google menyatakan bahwa sepanjang musim panas ini, Wear OS akan mendapatkan fitur tambahan Gemini Intelligence, termasuk kemampuan membuat widget yang dipersonalisasi melalui deskripsi teks serta fitur "Personal Intelligence" yang menghubungkan aplikasi Google dan riwayat percakapan pengguna dengan Gemini.
Lebih lanjut, Wear OS 7 diklaim mampu meningkatkan daya tahan baterai hingga 10 persen serta menyuguhkan fitur otomatisasi yang lebih canggih untuk berbagai aktivitas pengguna.