Wapres Gibran Ajak Pelajar dan Guru Kuasai Teknologi AI

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:15:31 WIB
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

JAKARTA — Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, mengajak pelajar dan guru di seluruh Indonesia untuk aktif menguasai teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) guna menghadapi transformasi digital. 

Dalam unggahan video di media sosial resminya, Selasa (16/6/2026), Gibran menegaskan pentingnya generasi muda menjadi pemain aktif dalam penguasaan teknologi, bukan sekadar penonton.

Wapres memandang AI sebagai alat pendukung untuk mempercepat proses belajar—seperti mencari data, menguasai bahasa asing, hingga memecahkan rumus matematika—bukan sebagai pemicu kemalasan. 

Ia pun menekankan bahwa penguasaan AI harus dibarengi dengan daya kritis, kreativitas, dan kemampuan berpikir mandiri.

"Kabar baiknya, banyak sekali teknologi AI canggih yang sifatnya open source. Ilmu gratis, kodenya terbuka, bisa diakses siapa saja," ujar Gibran.

Bagi tenaga pendidik, Gibran mendorong guru untuk tidak gagap teknologi. 

AI dapat dimanfaatkan untuk mengurangi beban administratif, seperti menyusun materi ujian yang menarik dan menyajikan contoh kasus yang aplikatif. 

Namun, Wapres memberikan pesan krusial mengenai etika dan integritas. Ia melarang keras penyalahgunaan AI untuk tindakan negatif seperti plagiarisme, penyebaran hoaks, maupun pelanggaran privasi.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Indonesia telah menyelesaikan readiness assessment methodology dari UNESCO untuk menyusun tata kelola AI nasional yang matang. 

Gibran berharap sinergi antara penguasaan teknologi dan etika yang kuat dapat menjadi jembatan bagi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045 yang lebih maju dan bermartabat.

Terkini