Bea Cukai Akui Kekurangan SDM, Tunggu Proses Rekrutmen Nasional

Senin, 15 Juni 2026 | 22:46:02 WIB
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama. (Foto: NET)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menegaskan belum akan melaksanakan perekrutan pegawai dalam waktu dekat, kendati instansi tersebut sedang mengalami kekurangan sumber daya manusia (SDM). 

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih menantikan jadwal rekrutmen secara nasional atau seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

"Ya kami sama-sama ini (menunggu), sama-sama rekrut yang lain gitu, jadi tidak secara terpisah (bea cukai aja), tetapi kami akan bersama dengan sistem nasional," ujar Djaka saat ditemui di kompleks Parlemen DPR RI, Senin (15/6/2026).

Pernyataan tersebut muncul di tengah informasi sebelumnya dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang sempat menyebut adanya rencana pembukaan 300 lowongan kerja bagi lulusan SMA untuk posisi di Bea Cukai pada April 2026 lalu.

Namun, Djaka membantah hal tersebut dan menjelaskan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). 

"Mungkin kami masih koordinasi ya dengan BKN, karena kami tidak bisa tidak lepas dari sistem nasional yang sudah berlaku," lanjutnya. 

Ia menegaskan bahwa institusinya tetap harus patuh pada sistem nasional yang tengah berjalan. Oleh karena itu, walaupun kebutuhan SDM di Bea Cukai tergolong mendesak, pihak DJBC akan tetap mengikuti arahan pemerintah yang berlaku.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat mengungkapkan bahwa pemerintah berencana membuka 300 lowongan untuk lulusan SMA guna memperkuat DJBC. 

Langkah ini diambil untuk menutupi kebutuhan tenaga teknis lapangan yang dinilai sangat mendesak. Menurutnya, tugas di Bea dan Cukai memerlukan personel yang sigap terjun langsung dalam pengawasan barang di pelabuhan serta bandara.

“Kalau di Keuangan sendiri kami tidak lama seperti saya bilang dulu kan buka di Bea Cukai 300 lulusan SMA. Karena saya perlu orang juga yang level pekerjanya betul-betul di level teknis di lapangan. Mungkin bulan depan dibuka,” tutur Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Selasa (7/4/2026).

Terkini