Sambut Tahun Baru Hijriah, KAI Divre II Sumbar Siapkan 7.792 Kursi

Senin, 15 Juni 2026 | 21:16:31 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat. (Foto: NET)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyediakan 7.792 kursi kereta api lokal untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat dalam rangka libur Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 H yang jatuh pada 16 Juni 2026. 

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjamin layanan transportasi publik tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan warga. 

Kesiapan layanan ini menjadi bagian dari strategi KAI dalam mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat yang biasanya terjadi pada momentum hari besar keagamaan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menjelaskan bahwa penambahan kapasitas layanan dilakukan guna memastikan seluruh pelanggan memperoleh pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

“Pada libur Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 H, kami memastikan seluruh layanan operasional berjalan dengan baik agar pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Kereta api juga menjadi pilihan transportasi yang semakin diminati karena praktis, ekonomis, serta mampu menghindarkan pelanggan dari kemacetan di jalan raya,” ujar Reza, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, kereta api kini makin menjadi moda transportasi favorit masyarakat karena menawarkan efisiensi waktu serta kenyamanan dalam perjalanan jarak dekat maupun menengah.

Selama periode libur tersebut, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal yang melayani berbagai rute utama di wilayah Sumatera Barat. 

Ketiga layanan tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan harian maupun wisata. Adapun layanan yang beroperasi meliputi:

KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima–Naras.

KA Lembah Anai relasi Kayu Tanam–Padang.

KA Pariaman Ekspres tercatat sebagai salah satu layanan yang paling diminati masyarakat. Kereta ini beroperasi hingga 10 perjalanan setiap hari dan menjadi pilihan utama bagi warga yang ingin mengakses kawasan wisata Pantai Gandoriah di Pariaman. 

Dengan tarif yang sangat terjangkau, yakni Rp5.000, layanan ini memberikan alternatif perjalanan yang ekonomis sekaligus nyaman selama masa liburan.

Selain KA Pariaman Ekspres, KA Minangkabau Ekspres juga menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat dengan 12 perjalanan setiap hari. 

Rute ini menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau dengan pusat Kota Padang, sehingga banyak digunakan oleh pelaku perjalanan bisnis, wisatawan, hingga rombongan pelajar.

Sementara itu, KA Lembah Anai yang beroperasi enam kali perjalanan setiap hari menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda. Rute Kayu Tanam–Padang ini dikenal dengan panorama alamnya yang indah, mulai dari perbukitan, aliran sungai, hingga suasana pedesaan yang masih asri. 

Keindahan alam sepanjang perjalanan menjadikan KA Lembah Anai bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata di Sumatera Barat.

KAI menilai kehadiran layanan kereta api lokal tidak hanya berfungsi sebagai moda transportasi, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap berbagai sektor strategis di daerah.

“Kehadiran layanan kereta api lokal di Sumatera Barat tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan sektor pariwisata, pertumbuhan ekonomi daerah, dan penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan,” tambah Reza.

Dengan meningkatnya akses transportasi yang terjangkau dan efisien, sektor pariwisata di Sumatera Barat turut terdorong, terutama pada destinasi-destinasi yang terhubung langsung dengan jalur kereta api.

Untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan, tiket kereta api lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Sistem pemesanan dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum keberangkatan, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih fleksibel. 

KAI juga mengingatkan agar masyarakat hanya melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi untuk menghindari potensi penipuan.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari aspek keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu. Selain itu, KAI juga akan menyesuaikan kapasitas dan pola operasional sesuai kebutuhan masyarakat, terutama pada periode dengan permintaan perjalanan yang tinggi seperti hari besar keagamaan,” tutup Reza.

Terkini