Mendiktisaintek Dorong Komunitas Jaga Kualitas Sains Nasional

Senin, 15 Juni 2026 | 19:41:01 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto. (Foto: NET)

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan urgensi keterlibatan komunitas ilmiah nasional dalam memelihara mutu pendidikan tinggi serta kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Mendiktisaintek menggarisbawahi posisi krusial Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) dalam pengembangan riset nasional, peningkatan kualitas riset, penguatan publikasi ilmiah, serta pemajuan ilmu sosial, humaniora, dan kebudayaan sebagai wujud nyata agenda Diktisaintek Berdampak.

"Saintis di Indonesia yang menjaga marwah pendidikan kami dan kualitasnya. Jadi kalau ada hal-hal yang perlu dikaji secara lebih spesifik, sebenarnya AIPI Juga bisa memberikan masukan," katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Menteri Brian menyatakan bahwa AIPI memegang peran strategis sebagai tempat berkumpulnya para ilmuwan dalam menyampaikan saran dan kajian ilmiah terkait beragam isu pembangunan nasional. 

Ia secara khusus menekankan pentingnya meningkatkan reputasi ilmu pengetahuan Indonesia lewat pengembangan jurnal ilmiah multidisiplin yang digagas oleh AIPI.

Jurnal tersebut diproyeksikan menjadi media publikasi berstandar internasional yang sanggup menampilkan karya terbaik para akademisi dan ilmuwan Indonesia, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia di kancah ekosistem ilmu pengetahuan dunia.

Menteri Brian turut menekankan signifikansi penguatan narasi sejarah serta peradaban sains Indonesia sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

"Pak Presiden ingin kekayaan sains disusun dan ditunjukkan kepada masyarakat, supaya masyarakat tahu bahwa sains dan teknologi sebenarnya sudah dimulai sejak era-era panjang terdahulu," ujarnya.

Menurut Brian, penguatan catatan sejarah dan warisan sains nasional krusial untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa Indonesia memiliki tradisi keilmuan yang panjang sebagai fondasi kemajuan bangsa saat ini.

Di sisi lain, Ketua AIPI Daniel Murdiyarso menyatakan bahwa pengembangan jurnal multidisiplin merupakan langkah untuk memperluas kontribusi sains Indonesia di taraf internasional, sekaligus menyediakan wadah bagi lahirnya pemikiran strategis yang dapat menjadi referensi kebijakan.

Dalam pertemuan tersebut, AIPI juga menekankan pentingnya penerapan pendekatan multidisiplin, interdisiplin, dan transdisiplin guna menjawab tantangan pembangunan yang kian kompleks.

"Sebagai wadah yang menghimpun ilmuwan dari berbagai bidang keilmuan, AIPI memandang kolaborasi lintas disiplin menjadi kunci untuk menghasilkan solusi yang lebih komprehensif dan relevan bagi kebutuhan masyarakat." tutur Daniel Murdiyarso.

Terkini