BRIN Kembangkan Material Inovatif untuk Produksi Hidrogen Bersih

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:30:01 WIB
Peneliti Pusat Riset Katalisis BRIN.

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan komposit NiFe-LDH/Ag?PO? sebagai material inovatif untuk mengoptimalkan produksi hidrogen dan oksigen bersih melalui proses water splitting atau pemisahan air.

Peneliti Pusat Riset Katalisis BRIN, Yusuf Mathiinul Hakim, dalam keterangan di Jakarta, Minggu, menjelaskan bahwa hidrogen merupakan sumber energi bersih yang sangat krusial dalam mendukung transisi menuju energi berkelanjutan.

"Material NiFe-LDH telah banyak dikembangkan sebagai katalis berbasis logam transisi karena memiliki biaya produksi relatif rendah dan aktivitas elektrokimia yang baik," katanya.

Namun, Yusuf menuturkan bahwa keterbatasan konduktivitas masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan performa material tersebut pada reaksi evolusi hidrogen. 

Untuk mengatasi tantangan itu, ia bersama timnya mengembangkan komposit berbasis heterostruktur dengan memadukan NiFe-LDH dan Ag?PO? sebagai semikonduktor pendukung.

"Pendekatan ini diharapkan mampu memodulasi struktur elektronik serta memperkuat interaksi antarfasa pada komposit dengan menggunakan X-ray Diffraction (XRD) dan Raman Spectroscopy," ujarnya.

Dalam aspek performa elektrokimia, Yusuf mengungkapkan bahwa komposit NiFe-LDH/Ag?PO? memiliki nilai electrochemical surface area (ECSA) yang jauh lebih unggul dibandingkan material penyusunnya secara mandiri. 

Pada pengujian Linear Sweep Voltammetry (LSV), komposit NiFe/AP mencatatkan overpotential terendah sebesar 156,6 mV, jauh lebih efisien dibandingkan NiFe murni maupun Ag?PO? tunggal.

Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa rekayasa heterostruktur NiFe-LDH/Ag?PO? efektif dalam meningkatkan aktivitas elektrokatalitik untuk proses pemisahan air. 

Temuan ini membuka peluang besar bagi penggunaan komposit tersebut sebagai kandidat material unggul untuk produksi hidrogen yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan.

Terkini