BNBR Raup Laba Bersih Rp 503 Miliar Sepanjang 2025

Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00:32 WIB
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR). (Foto: NET)

JAKARTA – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), emiten di bawah naungan grup Bakrie, mencatatkan pendapatan bersih senilai Rp 3,74 triliun sepanjang tahun 2025. Walaupun angka tersebut mengalami koreksi sekitar 3 persen dari tahun sebelumnya, Perseroan sukses mencetak peningkatan profitabilitas yang signifikan. 

Laba bersih BNBR pada 2025 tercatat sebesar Rp 503 miliar, meningkat tajam 49,6 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang mencapai Rp 336 miliar.

Pencapaian laba tersebut naik Rp 167 miliar secara tahunan, yang menunjukkan keberhasilan strategi bisnis serta efisiensi operasional perusahaan di tengah tantangan pasar.

“Alhamdulillah, di tengah ketegangan geopolitik yang berkepanjangan, volatilitas pasar energi, gangguan rantai pasokan, dan perlambatan pertumbuhan global serta fragmentasi perdagangan yang meningkat, Perseroan mampu mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025,” ujar Direktur Utama & CEO BNBR, Anindya N. Bakrie, setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Pendapatan Perseroan sepanjang 2025 didukung oleh PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group dengan kontribusi Rp 2,2 triliun, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) sebesar Rp 1,08 triliun, serta PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group senilai Rp 464,21 miliar.

Anindya menekankan bahwa meskipun ekonomi global penuh tantangan, perusahaan tetap optimistis dapat menjaga pertumbuhan dan stabilitas kinerja. 

Menurutnya, kemampuan beradaptasi dan ketahanan terhadap gejolak ekonomi menjadi fondasi BNBR untuk menjaga keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang.

“Ke depan, kami fokus menggarap lini infrastruktur, baik fisik maupun digital. Sembari terus mengembangkan industri berkelanjutan di bidang kendaraan listrik dan energi hijau,” ungkap Anindya.

Di sektor infrastruktur, PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) mencatat volume lalu lintas harian rata-rata mencapai 40.888 kendaraan, melampaui target RKAP sebesar 3,38 persen. Pendapatan rata-rata CCT mencapai Rp 2,3 miliar per hari, melampaui target sebesar 4,87 persen. 

Sementara itu, PT Multi Kontrol Nusantara (MKN) di sektor komunikasi digital mencatatkan pendapatan Rp 358,9 miliar atau naik 14,9 persen, didukung ekspansi akses internet dan jaringan serat optik.

Pada sektor kendaraan listrik, VKTR mencatat penjualan kumulatif 69 unit kendaraan listrik sepanjang 2025. Hingga awal 2026, VKTR telah memasok total 152 unit bus listrik untuk TransJakarta. 

Di sisi lain, unit usaha baru, PT Modula Tiga Dimensi, mulai menerapkan teknologi konstruksi cetak 3D untuk proyek-proyek inovatif. Selain itu, lini bisnis fabrikasi baja melalui BMI Group dan komponen otomotif melalui PT Bakrie Autoparts (BA) turut memberikan kontribusi pendapatan yang solid bagi perusahaan.

Terkini