Strategi SIG: Perkuat Jaringan Distribusi dan Ekspansi Ekspor ke AS

Jumat, 12 Juni 2026 | 02:15:02 WIB
PT Semen Indonesia Tbk (SIG/SMGR).

JAKARTA - PT Semen Indonesia Tbk (SIG/SMGR) terus memperkuat fundamental bisnisnya untuk menghadapi ketatnya persaingan di pasar semen domestik. 

Langkah strategis yang ditempuh perseroan mencakup dua pilar utama, yakni mempererat hubungan dengan jaringan distributor di dalam negeri serta agresif dalam menggenjot pasar ekspor sebagai sumber pertumbuhan baru.

Untuk memperkuat pasar domestik, SIG rutin mengadakan program Factory Visit Experience

Melalui program ini, para distributor diajak langsung melihat fasilitas produksi, seperti yang dilakukan oleh perwakilan Toko Mutiara asal Kalimantan Timur saat berkunjung ke fasilitas SIG di Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Mei 2025 lalu. 

Kunjungan ini bertujuan memberikan edukasi mendalam mengenai standar kualitas, efisiensi produksi, serta proyeksi industri semen nasional hingga 2029, sehingga para mitra distribusi memiliki kepercayaan diri lebih dalam memasarkan produk.

Sementara itu, untuk memperluas jangkauan internasional, SIG telah meresmikan fasilitas dermaga dan produksi ekspor di Tuban, Jawa Timur, pada Kamis (11/6/2026). 

Fasilitas dengan kapasitas hingga 1 juta ton per tahun ini akan menjadi tulang punggung ekspor perusahaan, dengan target utama pasar Amerika Serikat (AS). 

Berkolaborasi dengan Taiheiyo Cement Corporation (Jepang), SIG membidik ekspor 450.000 metrik ton semen tipe khusus ke AS sepanjang tahun 2026.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, menyatakan bahwa strategi ganda ini merupakan upaya perusahaan untuk mengimbangi kondisi oversupply di pasar nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. 

Dengan sinergi antara jaringan distribusi yang solid di dalam negeri dan ekspansi pasar ke luar negeri, SIG optimistis dapat menjaga keberlanjutan kinerja bisnis serta mencatatkan pertumbuhan yang konsisten di tengah dinamika industri bahan bangunan.

Terkini