Porsi Saham Publik TPIA Naik, Likuiditas dan Daya Tarik Meningkat

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:46:02 WIB
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). (Foto: NET)

JAKARTA - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) baru saja merampungkan penyeimbangan kepemilikan saham oleh SCG Chemicals Public Company Limited (SCGC), salah satu pemegang saham strategis jangka panjangnya. 

Pasca-transaksi tersebut, porsi kepemilikan SCGC di TPIA turun dari 29,38% menjadi 15,71%, meski posisi mereka sebagai pemegang saham strategis tetap terjaga. Sebaliknya, porsi saham publik (free float) TPIA kini meningkat menjadi 25,7%.

Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyebutkan bahwa kenaikan free float ini diharapkan mampu mendongkrak likuiditas transaksi saham serta memperluas jangkauan investor, baik domestik maupun mancanegara. 

“Peningkatan free float tidak hanya mendukung pemenuhan ketentuan regulator pasar modal, tetapi juga memperkuat likuiditas saham dan meningkatkan daya tarik TPIA di mata investor,” ujar Erwin dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).

Senior Investment Information dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, menilai langkah ini mendapat respons positif dari pasar. Semakin banyak saham yang beredar, perdagangan saham emiten biasanya menjadi lebih aktif, yang secara otomatis meningkatkan likuiditas. 

“Saham pun jadi lebih aktif diperdagangkan dan lebih menarik, terutama bagi investor besar,” tutur Nafan, Jumat (12/6/2026).

Nafan menambahkan, investor institusi besar seperti dana pensiun dan manajer investasi global sering kali memiliki syarat terkait besaran free float. Dengan posisi di atas 15%, saham TPIA kini lebih memenuhi kriteria bagi para pemodal besar (big money). 

Selain itu, peningkatan ini berdampak pada bobot saham dalam indeks global seperti MSCI Inc. dan FTSE Russell, yang berpotensi memicu aksi beli dari dana pasif. Di sisi lain, likuiditas yang lebih baik juga memudahkan perusahaan dalam aksi korporasi dan penggalangan pendanaan di masa mendatang.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memasukkan TPIA ke dalam daftar Papan Utama sejak 27 Mei 2026. Menurut Erwin Ciputra, perpindahan dari Papan Pengembangan ke Papan Utama adalah bukti komitmen perusahaan dalam memperkuat fundamental bisnis dan penerapan tata kelola yang baik. 

Hal ini sekaligus menjadi momentum untuk mengoptimalkan nilai jangka panjang di sektor energi, kimia, dan infrastruktur. Ke depannya, perusahaan akan memprioritaskan kinerja operasional serta pengembangan bisnis yang berkelanjutan. 

“Tujuannya adalah memperkuat fondasi perusahaan sekaligus memberikan nilai jangka panjang bagi semua pihak terkait,” tutup Erwin Ciputra.

Terkini