BRI Kaji Cermat Wacana Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54:01 WIB
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi. (Foto: NET)

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyatakan akan melakukan pengkajian mendalam terkait wacana pembelian kembali (buyback) saham, pasca adanya pertemuan antara Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dengan pimpinan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) pada Selasa (9/6).

“Terkait wacana buyback, setiap aksi korporasi tentu akan dikaji secara cermat dan dilaksanakan sesuai ketentuan regulator yang berlaku,” ungkap Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Bagi BRI, membangun kepercayaan pasar dilakukan melalui konsistensi kinerja. Perseroan senantiasa berupaya menjaga kualitas aset, memperkuat permodalan dan likuiditas, serta memberikan nilai tambah berkelanjutan kepada para pemegang saham.

“Saat ini fokus utama kami tetap pada penguatan fundamental perusahaan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tegas Hery.

Hery memandang perhatian dari berbagai pihak tersebut sebagai cerminan keyakinan atas prospek jangka panjang BUMN, khususnya pada sektor perbankan yang memiliki fundamental kokoh. Menurutnya, stabilitas pasar yang terjaga adalah kunci utama dalam mendukung iklim investasi yang sehat.

“Kepercayaan investor terhadap saham-saham perbankan nasional ditopang oleh kinerja industri yang tetap resilien di tengah dinamika ekonomi global. Industri perbankan masih mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif, kualitas aset yang terjaga, serta kondisi likuiditas dan permodalan yang kuat,” ujar Hery.

Hery, yang juga merupakan Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), menambahkan bahwa fundamental industri perbankan nasional saat ini tetap solid. 

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kredit perbankan tumbuh 9,98 persen (yoy) hingga April 2026, sementara dana pihak ketiga (DPK) naik 11,40 persen (yoy).

“Pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana masyarakat yang tetap kuat menunjukkan kepercayaan publik terhadap industri perbankan masih terjaga dengan baik, sekaligus mencerminkan fungsi intermediasi yang berjalan efektif,” jelas Hery.

Sebagai informasi, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya telah bertemu dengan para direktur utama Himbara di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Selasa (9/6/2026). 

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan, serta Direktur Utama Bank Mandiri Riduan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Chief Executive Officer Indonesia Investment Authority (INA) Oki Ramadhana, Direktur Utama PT Taspen (Persero) Rony Hanityo Aprianto, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito. 

Pertemuan itu sendiri didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dan COO BPI Danantara, Dony Oskaria, dengan agenda pembahasan langkah strategis penguatan kepercayaan investor dan stabilitas pasar modal, termasuk wacana buyback saham emiten BUMN.

Berdasarkan langkah-langkah strategis yang sedang dipersiapkan oleh pihak perbankan Himbara tersebut, apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai dampak potensial dari kebijakan buyback terhadap stabilitas pasar modal nasional?

Terkini