Bangun Kosambi Sukses Catat Marketing Sales Tinggi Sepanjang Tahun

Sabtu, 07 Februari 2026 | 12:25:41 WIB
Bangun Kosambi Sukses Catat Marketing Sales Tinggi Sepanjang Tahun

JAKARTA - Di tengah kondisi industri properti yang bergerak semakin selektif, capaian penjualan tetap menjadi indikator penting untuk membaca kekuatan sebuah pengembang. 

Sepanjang tahun 2025, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) menunjukkan performa yang solid dengan mencatatkan pra-penjualan signifikan, mencerminkan keberhasilan strategi fokus pada produk dengan permintaan berkelanjutan.

Ketika sebagian pelaku industri memilih bersikap konservatif, CBDK justru mampu menjaga momentum bisnis melalui pengelolaan portofolio produk yang tepat sasaran. 

Dominasi kaveling tanah komersial dalam komposisi penjualan memperlihatkan bahwa kawasan CBD PIK2 masih memiliki daya tarik kuat sebagai pusat aktivitas bisnis dan investasi, meskipun pasar properti secara umum mengalami penyesuaian.

Realisasi marketing sales yang mendekati target tahunan ini sekaligus menjadi cerminan kemampuan Perseroan dalam membaca kebutuhan pasar. 

Dengan pendekatan yang terukur dan disiplin eksekusi, CBDK berhasil menutup tahun 2025 dengan kinerja yang relatif stabil, bahkan menunjukkan pemulihan signifikan pada paruh kedua tahun berjalan.

Capaian Pra Penjualan Sepanjang Tahun

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. membukukan marketing sales atau pra-penjualan sebesar Rp430 miliar sepanjang 2025. Nilai tersebut setara dengan sekitar 85% dari target tahunan Perseroan yang dipatok sebesar Rp508 miliar. 

Capaian ini diraih di tengah kondisi pasar properti yang semakin selektif, di mana konsumen dan investor cenderung lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Kontributor terbesar pra-penjualan berasal dari segmen kaveling tanah komersial. Sepanjang 2025, segmen ini mencatatkan realisasi Rp343 miliar atau sekitar 80% dari total marketing sales Perseroan. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat terhadap lahan komersial di kawasan CBD PIK2 yang dinilai memiliki prospek jangka panjang.

Sementara itu, segmen produk komersial membukukan pra-penjualan sebesar Rp83 miliar atau sekitar 19% dari total marketing sales. 

Adapun segmen residensial memberikan kontribusi Rp4 miliar atau sekitar 1%. Komposisi ini memperlihatkan fokus bisnis CBDK yang saat ini lebih menitikberatkan pada pengembangan dan penjualan produk bernilai komersial.

Dominasi Kaveling Komersial CBD PIK2

Kuatnya kontribusi kaveling tanah komersial menegaskan posisi kawasan CBD PIK2 sebagai pusat aktivitas ekonomi yang tetap relevan bagi pelaku usaha dan investor. 

Di tengah permintaan properti yang cenderung menyesuaikan, kawasan ini masih dipandang memiliki daya tarik karena ekosistem yang terus berkembang.

Minat terhadap kaveling komersial tidak hanya didorong oleh potensi kenaikan nilai aset, tetapi juga oleh peran kawasan sebagai destinasi bisnis terpadu. Kehadiran berbagai fasilitas pendukung dan proyek infrastruktur di sekitar kawasan turut memperkuat persepsi positif pasar terhadap prospek jangka panjang CBD PIK2.

Dominasi segmen ini juga mencerminkan keberhasilan strategi Perseroan dalam memprioritaskan produk dengan daya serap berkelanjutan. 

Dengan pendekatan tersebut, CBDK mampu menjaga keseimbangan antara pencapaian kinerja jangka pendek dan kualitas pertumbuhan usaha.

Pemulihan Kinerja Pada Akhir Tahun

Dari sisi kinerja kuartalan, CBDK mencatatkan pemulihan signifikan pada kuartal IV/2025. Pada periode tersebut, pra-penjualan Perseroan mencapai Rp109 miliar, melonjak 309% secara kuartalan dibandingkan dengan kuartal III/2025.

Lonjakan ini terutama didorong oleh segmen kaveling tanah komersial yang tumbuh 473% secara kuartalan menjadi Rp82 miliar. Peningkatan ini menunjukkan adanya perbaikan minat pasar seiring membaiknya sentimen pada paruh kedua tahun 2025.

Selain itu, segmen residensial dan produk komersial juga mencatatkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Segmen residensial tumbuh 436% secara kuartalan, sementara segmen produk komersial meningkat 57% secara kuartalan. Kinerja tersebut mencerminkan pemulihan aktivitas transaksi yang mulai terasa menjelang akhir tahun.

Strategi Perseroan dan Penguatan Ekosistem

Presiden Direktur CBDK Steven Kusumo menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi periode penting bagi Perseroan dalam memperkuat arah bisnis dan disiplin eksekusi di tengah kondisi industri properti yang semakin selektif.

“Sepanjang 2025, CBDK membukukan pra-penjualan sebesar Rp430 miliar sebagai hasil dari keputusan strategis Perseroan untuk memprioritaskan produk dan segmen dengan daya serap berkelanjutan, serta menjaga keseimbangan antara pencapaian kinerja dan kualitas pertumbuhan,” ujarnya.

Steven menambahkan bahwa penguatan ekosistem kawasan turut didukung oleh mulai beroperasinya Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) sejak Agustus 2025. Hingga akhir 2025, NICE telah menyelenggarakan 16 event nasional dan internasional, sekaligus menjadi sumber pendapatan berulang perdana bagi entitas anak Perseroan.

Selain itu, peningkatan konektivitas kawasan melalui Jalan Tol KATARAJA yang menghubungkan PIK2 dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta turut memperkuat daya tarik kawasan. 

Infrastruktur ini menjadikan CBD PIK2 semakin kompetitif sebagai destinasi bisnis, hunian, serta kegiatan MICE, sekaligus mendukung prospek pertumbuhan jangka panjang Perseroan.

Terkini