6 Minuman Herbal Alami Bantu Jaga Tekanan Darah Tetap Stabil

Sabtu, 07 Februari 2026 | 12:25:31 WIB
6 Minuman Herbal Alami Bantu Jaga Tekanan Darah Tetap Stabil

JAKARTA - Menjaga tekanan darah tetap stabil menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang telah didiagnosis hipertensi. Selain pengobatan medis, banyak orang mulai melirik pendekatan alami sebagai bagian dari perubahan gaya hidup sehat. 

Salah satu cara yang kerap dilakukan adalah dengan mengonsumsi minuman herbal yang dipercaya memiliki efek positif terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas. Meski terlihat sepele, kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti penyakit jantung dan stroke jika tidak dikelola dengan baik. Karena itu, upaya menjaga tekanan darah agar tetap terkontrol menjadi hal yang penting dan berkelanjutan.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa sejumlah bahan alami mengandung senyawa aktif yang dapat membantu melemaskan pembuluh darah, mengurangi peradangan, serta mendukung kinerja jantung. 

Minuman herbal kemudian dipandang sebagai pelengkap yang potensial dalam menjaga tekanan darah, terutama jika dikombinasikan dengan pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang teratur.

Peran Minuman Herbal Dalam Menjaga Tekanan Darah

Minuman herbal telah lama dimanfaatkan dalam berbagai budaya sebagai bagian dari pengobatan tradisional. Dalam konteks tekanan darah, minuman ini kerap digunakan untuk membantu menstabilkan kondisi tubuh secara alami.

Kandungan antioksidan, flavonoid, serta senyawa bioaktif lain dalam tanaman herbal dipercaya berperan dalam meningkatkan elastisitas pembuluh darah dan memperlancar aliran darah. Dengan mekanisme tersebut, tekanan darah dapat lebih terkontrol, terutama pada penderita hipertensi ringan hingga sedang.

Meski demikian, penting untuk dipahami bahwa minuman herbal bukan pengganti obat medis. Fungsinya lebih sebagai pendukung gaya hidup sehat yang dilakukan secara konsisten. Konsumsi herbal yang tepat, disertai pengawasan medis, dapat menjadi kombinasi yang saling melengkapi.

Jenis Teh Herbal Yang Banyak Diteliti

Dirangkum dari berbagai sumber, terdapat beberapa jenis minuman herbal yang sering dikaitkan dengan tekanan darah yang lebih stabil. Berikut daftar minuman herbal yang kerap disebut memiliki manfaat tersebut:

1. Teh hibiscus

Teh hibiscus menjadi salah satu minuman herbal yang paling sering dikaitkan dengan penurunan tekanan darah. Minuman ini kaya antioksidan yang berperan menjaga elastisitas pembuluh darah.

Mengutip Verywell Health, konsumsi teh hibiscus secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik, terutama pada penderita hipertensi tahap awal. Satu cangkir teh hibiscus dua kali sehari selama satu bulan disebut efektif membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi stadium 1.

2. Teh hijau

Teh hijau dikenal mengandung flavonoid yang membantu melancarkan aliran darah. Senyawa ini berperan dalam merelaksasi pembuluh darah sehingga tekanan darah lebih terkontrol.

Melansir Healio USA, sejumlah studi menemukan konsumsi teh hijau jangka panjang dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, terutama jika dikombinasikan dengan pola makan sehat.

Teh hijau diketahui dapat menurunkan tekanan darah rata-rata sekitar 3 mmHg sistolik dan 1 mmHg diastolik, yang dalam jangka panjang berpotensi menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.

3. Teh hitam

Teh hitam juga termasuk minuman herbal yang kerap dikaitkan dengan kesehatan jantung. Kandungan antioksidan di dalamnya membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah.

Sebuah penelitian menyebutkan, orang yang mengonsumsi tiga cangkir teh hitam setiap hari mengalami penurunan tekanan darah rata-rata antara 2 hingga 3 mmHg.

Meski efeknya cenderung bertahap, konsumsi rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Untuk hasil optimal, teh hitam sebaiknya dikonsumsi tanpa tambahan gula, susu, atau krim.

Selain teh yang bekerja langsung pada pembuluh darah, beberapa minuman herbal memiliki efek relaksasi yang secara tidak langsung dapat membantu menjaga tekanan darah.

4. Teh kamomil

Teh kamomil dikenal dengan efek menenangkan dan kemampuannya membantu meningkatkan kualitas tidur. Stres dan gangguan tidur diketahui memiliki kaitan erat dengan peningkatan tekanan darah.

Dengan membantu tubuh lebih rileks, teh kamomil berpotensi memberikan efek tidak langsung dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Beberapa penelitian juga menunjukkan sifat antiinflamasi dan antioksidan kamomil bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular.

5. Teh daun zaitun

Teh daun zaitun telah lama digunakan sebagai herbal tradisional untuk membantu mengontrol tekanan darah. Daun zaitun mengandung senyawa yang dikaitkan dengan efek antihipertensi.

Sejumlah studi menyebutkan, konsumsi ekstrak atau teh daun zaitun dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama pada penderita hipertensi.

Konsumsi teh daun zaitun selama empat minggu dengan dosis sekitar 500 miligram dua kali sehari dilaporkan dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita diabetes tipe 2 dan hipertensi.

6. Teh hawthorn

Teh hawthorn berasal dari tanaman berbunga yang secara tradisional digunakan untuk menjaga kesehatan jantung. Herbal ini dikaitkan dengan peningkatan aliran darah dan fungsi pembuluh darah.

Teh hawthorn memiliki rasa manis dan asam. Kandungan flavonoid dan proantosianidin di dalamnya dikenal dapat membantu memperkuat dinding pembuluh darah serta meningkatkan pengiriman oksigen ke seluruh tubuh.

Meskipun berbagai minuman herbal di atas dipercaya dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, penderita hipertensi tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. 

Hal ini terutama penting bagi mereka yang sedang menjalani pengobatan medis, agar konsumsi herbal tidak menimbulkan interaksi yang tidak diinginkan.

Pendekatan terbaik dalam mengelola tekanan darah adalah kombinasi antara pengobatan medis, pola makan sehat, aktivitas fisik, manajemen stres, serta pemanfaatan herbal secara bijak.

Terkini